Menikmati Liburan di Fashion & Craft 2016

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sebanyak 76 UKM dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Barat menggelar produk-produk unggulannya.

    Sebanyak 76 UKM dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Barat menggelar produk-produk unggulannya.

    INFO JABAR - Bingung akan ke mana libur akhir pekan ini? Yuk, kita lihat produk busana ataupun kerajinan tangan Jawa Barat di Jabar Fashion & Craft 2016 yang digelar di Graha Manggala Siliwangi mulai 30 November hingga 4 Desember 2016. Sebanyak 76 tenant usaha kecil-menengah (UKM) dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Barat menggelar produk-produk unggulannya.

    Crist Candra, Koordinator event Jabar Fahion & Craft 2016, mengatakan tema besar acara ini adalah menampilkan produk unggulan dari berbagai daerah se-Jawa Barat. “Alhamdulillah banyak banget yang datang. Bukan hanya produk unggulan di Jawa Barat, ada juga produk unggulan dari provinsi lain,” ucapnya di Graha Manggala Siliwangi, Jumat sore, 2 Desember 2016.

    Acara tersebut juga dimeriahkan oleh penampilan beberapa artis Malaysia, seperti Soutul Amal, Hilwan, dan Alfira. Mereka hadir sebagai duta dari negaranya untuk bertukar pengetahuan seputar produk busana dan kerajinan antarnegara Malaysia dan Indonesia, khususnya Jawa Barat. Acara lain yang digelar dalam event ini, antara lain, adalah lomba tari jaipong, mewarnai, unjuk kabisa, dan fashion show.

    Fashion show menjadi salah satu yang diminati pengunjung. Hal itu terbukti dengan banyaknya pengunjung yang melihat acara tersebut. Di sini, pengunjung dapat menikmati busana karya para komunitas desainer di Jawa Barat. Dari busana bermotif etnik hingga bergaya kekinian. “Melalui acara ini, kami berharap masyarakat teredukasi mengenai perkembangan UKM di Jabar dan terinspirasi untuk berwirausaha dengan tujuan mengembangkan ekonomi masyarakat,” tuturnya.

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.