Pria Provokator di Aksi Damai 212 Ternyata Sedang Mabuk  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang provokator ditangkap oleh petugas keamanan. 2 Desember 2016. Diduga pria ini mengacungkan senjata tajam ke arah peserta Aksi Bela Islam III. TEMPO/Ahmad Faiz

    Seorang provokator ditangkap oleh petugas keamanan. 2 Desember 2016. Diduga pria ini mengacungkan senjata tajam ke arah peserta Aksi Bela Islam III. TEMPO/Ahmad Faiz

    TEMPO.CO, Jakarta – Polisi menangkap pelaku pengacungan senjata dalam Aksi Bela Islam III di Taman Pintu Barat Pertamina, Jakarta Pusat, Jumat, 2 Desember 2016. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan pria berusia 35 tahun bernama Frans Mulian itu melakukan hal tersebut karena mabuk.

    ”Motifnya ya dia itu orang mabuk saja. Sebelum datang ke lokasi itu, dia minum minuman keras,” katanya saat dihubungi di Jakarta, Jumat, 2 Desember 2016.

    Kendati demikian, ucap Argo, pelaku hingga saat ini masih diperiksa oleh Kepolisian Sektor Gambir untuk memastikan motif yang sebenarnya. “Masih terus didalami Polsek Gambir,” katanya.

    Frans Maulian ditangkap setelah mengacungkan golok dan berteriak mengusir massa Aksi Bela Islam III di Taman Pintu Barat Pertamina, Jakarta Pusat. Ia diduga sedang melakukan provokasi dan menyusup di antara kerumunan massa.

    INGE KLARA



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.