#PayungJokowi Trending Topic, Ini Kata Kaesang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo beserta Wakil Presiden Jusuf Kalla, didampingi sejumlah Menteri menembus hujan untuk Salat Jumat berjamaah bersama massa aksi Damai Bela Islam III, di Lapangan Monas, 2 Desember 2016. Tempo/Egi Adyatama

    Presiden Joko Widodo beserta Wakil Presiden Jusuf Kalla, didampingi sejumlah Menteri menembus hujan untuk Salat Jumat berjamaah bersama massa aksi Damai Bela Islam III, di Lapangan Monas, 2 Desember 2016. Tempo/Egi Adyatama

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo kembali menjadi perhatian publik saat mengikuti salat Jumat bersama peserta Aksi Bela Islam III di Lapangan Monas, Jumat, 2 Desember 2016. Kali ini payung biru yang digunakan Jokowilah yang menjadi pembicaraan.

    Media sosial Twitter mencatat setidaknya ada lebih dari dua ribu cuitan tentang payung yang digunakan Presiden ke-7 ini dengan tagar #PayungJokowi. "Summary for today. #PayungJokowi #EliaUmboh #YangBikinPanggungSiapaYangDapetPanggungSiapa #RugiBandar," cuit akun Twitter sutradara muda Joko Anwar.

    Akun ‏@ricajualrumah juga mencuit, "Wow trend mode in every situation, good job my president #PayungJokowi."

    Sebelumnya, putra bungsu Jokowi, Kaesang Pangarep, juga mencuit soal payung yang digunakan Jokowi itu melalui akunnya @Kaesangp. "Kok gak ada yg nanya "mas, payungnya bapak beli dimana?"

    Cuitan Kaesang itu pun dijawab oleh akun @almuhtadimd, "@kaesangp udah ada yang jualan nih mas," katanya sembari menautkan akun Twitter yang menyatakan open order payung Jokowi.

    Sebelumnya, jaket bomber berwarna hijau yang digunakan Jokowi dalam konferensi pers seusai Aksi Bela Islam II pada November lalu juga menyita perhatian masyarakat. Jaket bomber bermerek Zara itu bahkan langsung ludes diserbu pembeli di tokonya.

    INGE KLARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Ahok, dari DPRD Belitung hingga Gubernur DKI Jakarta

    Karier Ahok bersinar lagi. Meski tidak menduduki jabatan eksekutif, ia akan menempati posisi strategis: komisaris utama Pertamina.