Kamis, 19 Juli 2018

Ini Alasan Undip Beri Gelar Doktor untuk Menteri Susi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, menyampaikan sambutan pada pembukaan Simposium Fishcrime kedua di Yogyakarta, 10 Oktober 2016. Penyelenggaraan Simposium Fishcrime kali ini diikuti 250 peserta dari 46 negara. TEMPO/Pius Erlangga

    Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, menyampaikan sambutan pada pembukaan Simposium Fishcrime kedua di Yogyakarta, 10 Oktober 2016. Penyelenggaraan Simposium Fishcrime kali ini diikuti 250 peserta dari 46 negara. TEMPO/Pius Erlangga

    TEMPO.CO, Semarang - Univeritas Diponegoro Semarang akan memberikan gelar honoris causa (doktor kehormatan) untuk Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. Ketua Senat Universitas Diponegoro Semarang Sunarso menyatakan proses pemberian gelar untuk Susi sudah melalui prosedur yang panjang dan sesuai aturan.

    “Karena beliau menguasai bidang ilmu kelautan dan perikanan,” kata Sunarso dalam konferensi pers, Jum’at sore 2 Desember 2016.

    Prosesi penganugerahan akan digelar Sabtu 3 Desember 2016 di Kampus Undip Tembalang Semarang.

    Sunarso menyatakan Susi sangat layak mendapatkan gelar kehormatan karena ia juga telah mendapatkan pengakuan dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dengan nilai sembilan atau setara dengan gelar doktor.

    Rektor Undip Yos Johan Utama menambahkan sudah ada berbagai pertimbangan sebelum memberikan gelar untuk Susi. Pertimbangan itu sudah dikaji para guru besar dari berbagai disiplin ilmu.

    “Secara akademik, metode yang dilakukan beliau sangat runtut, rasional dan tepat,” kata Yos Johan.

    Adapun dari sisi politik, kata Yos, Susi juga menjalankan koneksi internasional sehingga kebijakannya memberikan dampak positif bagi negara dan bangsa. “Peran yang paling besar terkait dengan illegal fishing,” kata dia.

    Yos mengakui Susi hanyalah mengantongi ijazah sekolah tingkat SMP. Tapi Susi juga telah memperoleh pengakuan dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) setara dengan doktor. Yos menyebut pengakuan ingin juga termasuk level tertinggi dan tak mudah meraihnya.

    “Ini menjadi pelajaran bagi kita bahwa orang pandai tak harus muncul dari perguruan tinggi,” katanya.

    Yos mengklaim gelar ini diberikan ke Susi bukan karena yang bersangkutan memiliki jabatan menteri.

    Susi Pudjiastuti mengatakan dirinya tersanjung dengan pemberian gelar ini. “Saya sebenarnya belum pantas,” kata dia.

    Ia mengaku dalam satu tahun terakhir ini banyak universitas yang mau memberikan gelar. Saat itu, Susi selalu menjawab: “saya pikir-pikir dulu”.

    Setelah melalui proses uji kompetensi di Undip ia mau menerima gelar doktor kehormatan. Susi menyatakan akan tetap biasa saja setelah ia menerima gelar honoris causa. “Saya tetap menjadi Susi seperti biasanya. Akan menjalankan kebijakan-kebijakan yang ada,” kata dia.

    ROFIUDDIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Musim Berburu Begal Saat Asian Games 2018 di Jakarta

    Demi keamanan Asian Games 2018, Kepolisian Daerah Metro Jaya menggelar operasi besar-besaran dengan target utama penjahat jalanan dan para residivis.