Aksi 212 di Medan, Masjid Agung Dirikan Tenda di Pelataran

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pendemo Anti Ahok di Masjid Agung Medan Bersiap-siap ke Markas Polda Sumut, 4 November 2016. TEMPO/Sahat Simatupang

    Pendemo Anti Ahok di Masjid Agung Medan Bersiap-siap ke Markas Polda Sumut, 4 November 2016. TEMPO/Sahat Simatupang

    TEMPO.CO, Medan - Masjid Agung Medan, sebagai pusat kegiatan Aksi Bela Islam Jilid III pada 2 Desember 2016, terus berbenah diri untuk menyambut massa unjuk rasa. Peserta aksi diperkirakan mencapai 20 ribu orang.

    Menurut Ketua Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Masjid Agung, Ustad Nazir Ibnu Aziz, kepada Tempo, pihaknya hanya menyiapkan tempat, sedangkan tenda untuk menampung para peserta unjuk rasa disiapkan oleh Pemerintah Kota Medan.

    "Kami akan mendirikan tenda di pelataran masjid," kata Nazir.

    Karena massa diperkirakan membludak, pihaknya juga berencana membangun tenda di Jalan Diponegoro yang berada di depan masjid.

    Nazir menjelaskan bahwa persiapan Aksi Bela Islam Jilid III di Medan bukan hanya dilakukan oleh pihak BKM, tapi juga oleh pemerintah kota, pemerintah provinsi, kepolisian, dan pihak-pihak lainnya.

    Kegiatan yang direncanakan berlangsung mulai pukul 09.00 WIB itu akan diisi dengan zikir bersama dan diikuti dengan salat Jumat. Khatib dalam salat Jumat adalah Ketua BKM Masjid Agung, Ustad Nazir Ibnu Aziz, dan yang menjadi imam adalah Ustad Syukur.

    IIL ASKAR MONDZA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.