Mendagri Tjahjo Kumolo Imbau PNS Tidak Ikut Aksi 212  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Panglima TNI Gatot Bramantiyo (kanan) Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo (kiri) dalam dialog bersama Gubernur se-Indonesia di Gedung Sasana Bhakti Praja, Lantai III, Kementerian Dalam Negeri, 24 Oktober 2016. TEMPO/Ihsan Reliubun

    Panglima TNI Gatot Bramantiyo (kanan) Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo (kiri) dalam dialog bersama Gubernur se-Indonesia di Gedung Sasana Bhakti Praja, Lantai III, Kementerian Dalam Negeri, 24 Oktober 2016. TEMPO/Ihsan Reliubun

    TEMPO.COJakarta - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mewajibkan pegawai negeri sipil tetap bekerja dan tidak ikut aksi doa bersama di Monumen Nasional pada 2 Desember 2016. 

    Menurut Tjahjo, para PNS cukup berdoa di kantor masing-masing. "Kan, ada masjidnya. (Umat) Agama lain bisa berdoa di mana saja," ujarnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, 30 November 2016. 

    Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ini menuturkan PNS harus berfokus melayani masyarakat. Ia berharap aksi ini tidak mengganggu kerja PNS. 

    Tjahjo yakin tidak akan ada PNS dari daerah yang datang ke Jakarta. Meski tidak memberi sanksi, ia yakin para PNS akan mengikuti imbauan ini. "PNS-PNS taat kok, baik di Provinsi DKI maupun di daerah," katanya. 

    Aksi doa bersama rencananya digelar pada 2 Desember mendatang oleh Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI). Kegiatan ini merupakan rentetan dari Aksi Bela Islam yang sudah terjadi dua kali sejak Oktober lalu. GNPF-MUI dan masyarakat Islam mendesak agar Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok ditahan atas kasus dugaan penistaan agama. 

    Aksi doa bersama ini rencananya berlangsung pukul 08.00-13.00. Kegiatan ini juga hasil dari kesepakatan bersama antara Polri, MUI, dan GNPF-MUI. 

    AHMAD FAIZ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.