Polri: Massa Demo 212 Diperkirakan 200.000 Orang  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kadiv Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar usai mengkuti rapat persiapan pengamanan demonstrasi 2 November di Polda Metro Jaya, 28 November 2016. Tempo/Egi Adyatama

    Kadiv Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar usai mengkuti rapat persiapan pengamanan demonstrasi 2 November di Polda Metro Jaya, 28 November 2016. Tempo/Egi Adyatama

    TEMPO.CO, Jakarta – Kepala Divisi Humas Kepolisian RI Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar memperkirakan massa yang mengikuti Aksi Bela Islam Jilid III di Monumen Nasional, Jakarta, lusa, sebanyak 200 ribu orang. Jumlah tersebut sama dengan saat Aksi Bela Islam II pada 4 November lalu. “Jumlah tersebut tidak melebihi kapasitas Monas, yakni 600-700 ribu,” kata Boy di Markas Besar Polri, Selasa, 29 November 2016.

    Pada Jumat mendatang, 2 Desember 2016, Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) akan menggelar Aksi Bela Islam Jilid III atau Aksi Super-Damai di Monas. Aksi ini akan berwujud pembacaan doa dan zikir bersama, tausiah, serta salat Jumat, sejak pukul 08.00 hingga pukul 13.00. Mereka menuntut penegak hukum menahan Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok atas kasus penistaan agama.

    Baca Juga
    Ahok Akan Disidang, Ini 3 Alasan Dia Akan Lolos
    Demokrasi Kerumunan ~ Poltak Partogi Nainggolan

    Menurut Boy, Polri mengerahkan sekitar 22 ribu personel gabungan Polri, TNI, dan Satuan Polisi Pamong Praja untuk mengamankan demonstrasi tersebut.

    Panglima Tentara Nasional Indonesia Jenderal Gatot Nurmantyo mengimbau masyarakat dari daerah agar tak berangkat ke Jakarta. “Saya sarankan istigasah di daerah masing-masing. Kalau ke Jakarta nanti ada kecelakaan, bagaimana,” kata Gatot di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Ciputat, Tangerang Selatan.

    Menurut Gatot, aksi yang bakal digelar di pelataran Monas tersebut seharusnya untuk menciptakan situasi Indonesia yang damai. Sebab, Indonesia sudah menjadi salah satu negara Islam paling demokratis di dunia. “Itu sudah final, jangan dirusak lagi. Tinggal berdoa agar tetap bersatu.”

    Baca Juga:
    Kasus Al-Maidah 51: 6 Alasan Ahok Tak Akan Dipenjara
    Ini Dia 4 Indikasi Makar Demo Akbar

    Adapun Wakil Ketua GNPF MUI Zaitun Rasmin mengklaim jumlah orang yang akan datang pada aksi itu mencapai 3 juta. “Kami perkirakan tidak kurang dari 3 juta, tapi itu tergantung kondisi besok. Itu masih estimasi,” kata dia.

    Zaitun menjelaskan, massa terbanyak berasal dari Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi, dan Depok serta Jawa Barat. Namun tidak tertutup kemungkinan adanya arus massa dari Surabaya, Jawa Timur.

    DEWI SUCI RAHAYU | REZKI ALVIONITASARI | ARKHELAUS. W | ISTMAN M.P | AHMAD FIKRI | KODRA



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.