Polisi Tawarkan Transportasi Gratis Bagi Peserta Demo 212  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepala Divisi Humas Polri, Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar berinteraksi dengan warga usai menghadiri kegiatan Tabligh Akbar di Masjid Jamie Al Riyadh di Senen, Jakarta Pusat, 20 November 2016. Tempo/Rezki A.

    Kepala Divisi Humas Polri, Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar berinteraksi dengan warga usai menghadiri kegiatan Tabligh Akbar di Masjid Jamie Al Riyadh di Senen, Jakarta Pusat, 20 November 2016. Tempo/Rezki A.

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Divisi Hubungan Masyarakat, Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar, mengatakan masyarakat dari daerah tidak dilarang mengikuti Aksi Super Damai 2 Desember. Polisi menawarkan kendaraan transportasi gratis kepada calon peserta yang berjalan kaki seperti dari Ciamis.

    "Massa dari Ciamis hari ini ditawarkan kendaraan-kendaraan," kata Boy di Markas Besar Polri, Jakarta Selatan, Selasa, 29 November 2016.

    Sebagian warga Ciamis, yang selesai mengikuti tausyiah dan doa bersama di Masjid Agung Ciamis, Jawa Barat, berjalan kaki atau long march menuju Jakarta untuk menghadiri Aksi Bela Islam III. Acara ini akan digelar pada 2 Desember 2016 di Lapangan Monas dan Masjid Istiqlal. Mereka memulai long march pada Senin, 28 November 2016.

    "Bagi yang tidak kuat, ada mobil di belakang untuk mengangkut. Selain itu, ada dokter dan obat-obatan,"  kata Siti Rohimah, pembina santri putri yang mengikuti acara itu. 

    Koordinator lapangan Gerakan Nasional Pendukung Fatwa MUI Kabupaten Ciamis, Deden, menjelaskan, bekal para peserta long march Ciamis-Jakarta hanya sajadah, sarung, bahan makanan, dan Al-Quran.

    REZKI ALVIONITASARI  | CANDRA NUGRAHA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.