Jokowi Sampaikan Duka Cita Atas Meninggalnya Fidel Castro  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Kuba, Fidel Castro menyampaikan pidatonya di depan ratusan para massa demonstrasi saat berada di Santiago, Kuba, 8 Juni 2002. AP/Cristobal Herrera, File

    Presiden Kuba, Fidel Castro menyampaikan pidatonya di depan ratusan para massa demonstrasi saat berada di Santiago, Kuba, 8 Juni 2002. AP/Cristobal Herrera, File

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo menyampaikan duka cita atas meninggalnya Fidel Castro. Mantan Presiden Kuba itu meninggal dalam usia 90 tahun pada Sabtu, 26 November 2016.

    "Saya menyampaikan duka cita yang mendalam pada pemerintah dan rakyat Kuba atas meninggalnya Fidel Castro, mantan Presiden Kuba, pada hari Sabtu kemarin," kata Jokowi, Minggu, 27 November 2016, di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat.

    Sebelumnya, Wakil Presiden Jusuf Kalla juga menyampaikan duka cita atas meninggalnya mantan pemimpin revolusi Kuba itu. Kalla menyebut Castro adalah sahabat Indonesia yang baik pada masa Bung Karno. Contohnya adalah saat Castro mendukung gerakan Non-Blok. Kalla juga menyebut Castro pejuang yang luar biasa bagi negerinya. "Walaupun tentu juga ada masalah-masalah, tapi bagaimana pun dia pejuang di daerahnya," kata Kalla.

    Castro meninggal karena sakit berkepanjangan. Semasa hidup, Castro pernah menghadapi percobaan pembunuhan, tapi selalu lolos. Castro sempat memimpin Kuba selama lebih dari setengah abad. Pada 2008, dia menyerahkan kekuasaannya pada adiknya, Raul Castro.

    AMIRULLAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.