Menteri Susi: Pari Manta Satwa yang Dilindungi di Indonesia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pujiastuti, memberikan keterangan kepada awak media, di Gedung KKP, Jakarta, 21 November 2014. Kementerian Kelautan dan Perikanan menyatakan berhasil menangkap lima kapal asing pencuri ikan berbendera Indonesia. TEMPO/Imam Sukamto

    Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pujiastuti, memberikan keterangan kepada awak media, di Gedung KKP, Jakarta, 21 November 2014. Kementerian Kelautan dan Perikanan menyatakan berhasil menangkap lima kapal asing pencuri ikan berbendera Indonesia. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menegaskan ikan pari manta dilindungi di Indonesia sehingga pihaknya mengapresiasi operasi tangkap tangan terhadap penampung insang pari manta di Lembata, Nusa Tenggara Timur pada Selasa, 22 November 2016, lalu.

    "Pari manta merupakan jenis biota laut terancam punah di wilayah Indonesia. Ini diatur dalam Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 4 tahun 2014 tentang Penetapan Status Perlindungan Penuh Pari Manta," kata Susi Pudjiastuti dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu, 26 November 2016.

    Dengan aturan itu, ujar dia, berarti bahwa penangkapan dan perdagangan pari manta serta bagian-bagian tubuhnya tidak diperbolehkan sama sekali.

    Dari hasil operasi tangkap tangan di Lembata, NTT, ditemukan barang bukti berupa 25 kilogram insang pari manta yang diduga diperoleh dari 30-40 ekor pari manta yang berhasil diamankan petugas Kepolisisan Resor (Polres) Lembata.

    Adapun pelaku didakwa melakukan tindak pidana menampung hasil laut tanpa izin dan menampung bagian tubuh satwa yang telah dilindungi di Indonesia. Saat ini, pelaku masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik dari Polres Lembata.

    Berdasarkan informasi awal, jaringan perdagangan insang pari manta berada di Jawa, Makassar, dan Kupang. Susi juga menegaskan, pelanggaran terhadap izin pengumpulan hasil perikanan terancam hukuman 8 tahun penjara dan denda maksimal Rp 1,5 miliar.

    Hingga November 2016, Kementerain Kelautan dan Perikanan (KKP), Kepolisian Republik Indonesia, dan Bea Cukai tercatat telah melakukan 35 kali operasi penangkapan terhadap pelaku perdagangan insang dan produk dari pari manta di Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Makassar, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali.

    Sebanyak 20 kasus telah vonis, 13 pelaku dihukum penjara dan denda sampai dengan Rp 50 juta rupiah.

    Sementara itu, Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut KKP Brahmantya Satyamurti Poerwadi, mengatakan, emerintah telah menetapkan dua jenis pari manta, yaitu pari manta karang (Manta alfredi) dan pari manta oseanik (Manta birostris), sebagai ikan yang dilindungi.

    Secara internasional kedua jenis pari manta tersebut saat ini terancam punah, di mana IUCN (Aturan Internasional Konservasi Alam) memasukkannya dalam kategori 'rentan', dan Konvensi Perdagangan Internasional tentang Spesies Terancam (CITES) memasukkannya dalam Apendiks II yang berarti ikan pari manta belum terancam punah tetapi bisa punah jika perdagangannya tidak terkontrol.

    "Jadi artinya bahwa jenis ikan ini masih dapat diperdagangkan secara internasional namun harus melalui kontrol yang ketat," ujar Brahmantya.

    Ancaman utama penurunan populasi pari manta menurut Brahmantya, selain disebabkan oleh degradasi lingkungan juga oleh tingginya permintaan terhadap insang pari manta. Dari aspek biologis ikan pari manta juga rawan mengalami ancaman kepunahan.

    "Ikan pari manta dapat mencapai umur 40 tahun, ini berarti 1 ekor ikan pari manta hanya mampu menghasilkan paling banyak 6-8 ekor anakan saja selama hidupnya," jelasnya.

    ANTARA

    Baca juga:
    Sri Mulyani: Gaji Naik 1.000 Kali Takkan Cukup kalau Tamak
    Buntet Pesantren Tak Dukung Demo 212, Kyai Adib: Ahok Kecil
    Timnas Siapkan Strategi Berbeda di Semifinal Piala AFF


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.