Di Tengah Isu Pergantian Ketua DPR, Akom Kunjungi Megawati  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Ade Komarudin menyampaikan kata sambutan sebelum memulai Konser Revolusi Pancasila di gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, 26 Mei 2016. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Ade Komarudin menyampaikan kata sambutan sebelum memulai Konser Revolusi Pancasila di gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, 26 Mei 2016. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Ade Komarudin mengatakan mendapat pesan dari Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri saat bertandang ke kediaman putri Bung Karno itu di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat sore, 25 November 2016.

    Politikus partai pohon beringin yang akrab disapa Akom itu mengaku kerap berkunjung ke rumah Megawati saat Taufiq Kiemas, suami Megawati, masih ada. “Buat beliau (Megawati) adalah yang penting taat aturan,” ujar Ade.

    Ade menuturkan pesan dari Ketua Umum PDIP tersebut dapat diartikan bahwa seseorang harus taat dalam posisi yang diemban. Sebagai Ketua DPR, kata Akom, maka dia harus taat aturan yang ada di Dewan. Namun selain menjadi Ketua DPR, dia diingatkan mengenai posisinya sebagai politikus Partai Golkar. Akom pun mengatakan akan taat kepada aturan partai.

    Beredar informasi bahwa jabatan Ade sebagai Ketua DPR bakal digantikan oleh Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto. Namun, Akom membantah kedatangannya ke rumah Megawati lantaran isu pergantian Ketua Dewan.

    Akom mengaku memang sedang mengagendakan berkunjung ke tokoh-tokoh bangsa. Menurut dia, Megawati adalah tokoh bangsa pertama yang ia kunjungi saat menjadi Ketua DPR. Bahkan pada 1997, kata Akom, dia beberapa kali berkunjung ke rumah Megawati untuk berdialog soal kebangsaan. Dia juga menilai Taufiq Kiemas adalah salah satu tokoh pemersatu bangsa.

    DANANG FIRMANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut Gojek.