Selasa, 20 Februari 2018

Sekitar 8.000 Ibu Demonstrasi Menentang Kenaikan Harga

Oleh :

Tempo.co

Selasa, 15 Juli 2003 09:54 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Sekitar delapan ribu perempuan, yang sebagian besar kaum ibu, menggelar aksi menentang kenaikan tarif bahan bakar minyak, listrik, dan telepon, di sepanjang Jalan Merdeka Barat, Selasa (14/1) pagi. Mereka menilai kebijakan ini menyengsarakan rakyat, khususnya kaum ibu. Aksi yang digelar Forum Solidaritas Muslimah Peduli Rakyat Kecil ini berlangsung sejak pukul 9.00 WIB dengan long march mulai dari depan gedung Indosat menuju Istana Negara. Saat ini barisan ibu-ibu yang semuanya mengenakan jilbab berjalan tepat di depan kantor Kementerian Koordinator Kesejahteraan Rakyat, seraya membawa spanduk-spanduk berisi permintaan untuk menurunkan kembali, tarif bahan bakar minyak, listrik dan telepon. Beberapa spanduk itu berbunyi,Perjuangkan Nasib Wong Cilik, Bukan Wong Licik, Utang Konglomerat Kok Yang Membayar Rakyat. Aksi ini semarak dengan bunyi-bunyian yang dikeluarkan oleh beragam alat masak yang dibawa ibu-ibu. Para peserta aksi pun meneriakkan yel-yel yang intinya menolak kebijakan kenaikan tarif sambil secara bergantian melakukan orasi di depan kantor kementerian Kesra, saat berhenti sejenak. Kami menuntut pemerintah untuk melakukan perubahan nasib rakyat kecil ke arah yang lebih baik, teriak ibu Upik, koordinator aksi ini. Dra. Nani Handayani, perwakilan dari peserta aksi juga mengungkapkan kekecewaannya pada kebijakan pemerintah yang dinilai tidak bijaksana. Pemerintah hanya menambah beban penderitaan masyarakat, terutama kaum ibu, kata dia dalam orasinya. Dalam tuntutan yang dibacakan Nani, para ibu dengan tegas menuntut empat hal. Pertama, mereka menuntut pemerintah untuk membatalkan tarif BBM, listrik dan telepon. Kedua, mereka menuntut pemerintah untuk membuat kebijakan yang mendukung kepentingan rakyat. Ketiga, tuntutan untuk mengadili koruptor dan konglomerat bermasalah. Terakhir, mereka menuntut pemerintah dan pejabat negara untuk hidup hemat. Menurut pengakuan seorang peserta aksi, Ratna, forum ini merupakan kumpulan dari berbagai majelis taklim, yayasan dan ormas kewanitaan di Jakarta dan sekitarnya. Ia menyebutkan diantaranya, Ormas Persaudaraan Muslimah, Forum Ukhuwah Muslimah Indonesia, Yayasan Ibu Harapan, Yayasan Melati Putih, Yayasan Ibu Bahagia, Yayasan Permata Hati, Yayasan Tugas Ibu, Yayasan Bunayya, Yayasan Ikhsanul Amal, serta sejumlah perwakilan masyarakat umum dari Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Bekasi, Depok, dan Tangerang. Mereka berencana akan melakukan aksi unjuk rasa di depan Istana Negara. Di Jalan Merdeka Barat yang dipenuhi peserta aksi ini, arus lalu lintas terlihat padat. Sehingga sebagian besar kendaraan dialihkan ke arah Stasiun Gambir. Bertepatan dengan aksi ini, sejumlah pejabat kementerian Kesra juga direncanakan hadir untu mengikuti rapat koordinasi bidang kesra, pukul 11.00 WIB. (Sri WahyuniTempo News Room)

     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Daftar Nomor Urut Partai Politik Peserta Pemilu 2019

    Ketua KPU Arief Budiman memimpin pengundian nomor urut untuk partai politik peserta Pemilu 2019 pada Sabtu 17 Februari 2018, Golkar dapat nomor 4.