Ditetapkan Tersangka, Buni Yani Segera Ajukan Praperadilan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Buni Yani foto bersama

    Buni Yani foto bersama "Jaringan Relawan Keadilan Untuk Buni Yani" (JARKUNI) di Mapolda Metro Jaya, Kamis, 24 November 2016. Tempo/Andi Gunawan

    TEMPO.COJakarta - Kuasa Hukum Buni Yani, Aldwin Rahadian, menyatakan pihaknya akan menempuh jalur praperadilan terkait penetapan tersangka pada kliennya. Menurut dia, penetapan tersebut tidak fair dan aneh.

    "Yang jelas kami akan segera mengajukan upaya praperadilan atas status Pak Buni yang menjadi tersangka ini," kata Aldwin di Markas Polda Metro Jaya, Kamis, 24 november 2016.

    Terkait dengan detail permohonan dan substansi, Aldwin belum bisa membeberkannya. "Nanti kami akan menyiapkan waktu untuk menjelaskan," katanya.

    Sebelumnya, Buni Yani ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Polda Metro Jaya. Penetapan tersebut diputuskan karena berdasarkan hasil penyelidikan dan gelar perkara, Buni terbukti melanggar pasal yang disangkakan.

    Setelah ditetapkan sebagai tersangka, Buni diperiksa sebagai tersangka mulai pukul 20.00 WIB, kemarin, Rabu, 23 November 2016, hingga pukul 00.30 dinihari tadi. Kemudian dilanjutkan lagi Kamis, 24 November 2016, mulai pukul 10.00 WIB hingga 16.00 WIB.

    Seusai pemeriksaannya, Buni meluapkan kekecewaannya. Namun ia mengaku tetap menghargai keputusan polisi.

    Adapun pasal yang menjerat Buni adalah Pasal 28 ayat 2 jo Pasal 45 ayat 2 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan hukuman di atas enam tahun penjara dan denda maksimal Rp 1 miliar.

    Adapun pasal ini mengatur penyebaran informasi yang menimbulkan rasa kebencian atas permusuhan suku, agama, ras, dan antargolongan.

    INGE KLARA

    Baca juga: 
    Model Anggita Sari Ditangkap Polisi, Terkait Narkoba
    Diduga Meteor Jatuh Menimpa Dapur, Braak!!
    3 Hal yang Bikin Chef Aiko dan Robbie Abbas Saling Tuding

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Erupsi Merapi Dibanding Letusan Raksasa Sejak 7200 Sebelum Masehi

    Merapi pernah meletus dengan kekuatan 4 Volcanic Explosivity Index, pada 26 Oktober 2010. Tapi ada sejumlah gunung lain yang memiliki VEI lebih kuat.