FPI Klaim Turunkan Tiga Juta Orang untuk Aksi Bela Islam III  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ratusan anggota Front Pembela Islam (FPI) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung KPK, Jakarta, 4 April 2016. Mereka juga meminta KPK untuk mengusut dugaan keterlibatan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dalam sejumlah kasus korupsi.  TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Ratusan anggota Front Pembela Islam (FPI) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung KPK, Jakarta, 4 April 2016. Mereka juga meminta KPK untuk mengusut dugaan keterlibatan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dalam sejumlah kasus korupsi. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Ahmad Shobri Lubis mengatakan tiga juta orang siap mengikuti Aksi Bela Islam III. Unjuk rasa itu menuntut calon Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dihukum karena dinilai menista agama Islam.

    "Tiga juta orang yang akan turun, itu pun masih kurang," kata Shobri Lubis saat dihubungi melalui telepon, Selasa, 22 November 2016.

    Shobri mengatakan unjuk rasa yang direncanakan pada 25 November atau 2 Desember mendatang tetap berjalan seperti biasa. Jumlah massa telah disiapkan. Massa akan dikerahkan dari Masjid Istiqlal. "Aksi tetap berjalan," ujarnya.

    Shobri menanggapi ucapan Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Inspektur Jenderal Mochamad Iriawan yang menegaskan agar massa tidak salat Jumat di jalan umum. Menurut Shobri, massa yang menjalankan salat di jalan karena ruang tampung Istiqlal terbatas untuk tiga juta orang. "Memangnya (Istiqlal) cukup menampung?" kata Shobri.

    Menurut dia, dengan jumlah massa lebih dari tiga juta orang tidak memungkinkan Masjid Istiqlal menampung orang sebanyak itu. Ia juga menyampaikan massa akan mengawali aksi dengan berkumpul di Istiqlal dan long march menuju Istana Negara. "Kita akan sesuaikan," ujarnya.

    Aksi Bela Islam III adalah unjuk rasa ketiga yang dilakukan setiap Jumat. Aksi itu pertama kali dilakukan pada 4 Oktober 2016, selanjutnya 4 November, hingga rencana selanjutnya pada Jumat, 25 November 2016. Ribuan orang yang dikerahkan datang dari berbagai daerah, yakni Maluku, Jawa, Sumatera, dan DKI Jakarta.

    IHSAN RELIUBUN | KUKUH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut Gojek.