Ahok Hadir di Puncak Perayaan HUT Ke-59 Kosgoro  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto, Ketua Dewan Pakar PartaiGolkar Agung Laksono, Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, dan Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menghadiri Puncak HUT ke-59 Kosgoro 1957 di Gedung Smesco Lantai 4, 21 November 2016. TEMPO/Larissa

    Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto, Ketua Dewan Pakar PartaiGolkar Agung Laksono, Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, dan Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menghadiri Puncak HUT ke-59 Kosgoro 1957 di Gedung Smesco Lantai 4, 21 November 2016. TEMPO/Larissa

    TEMPO.CO, Jakarta – Calon Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, hadir dalam perayaan hari ulang tahun ke-59 Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro). Pada pukul 19.00, Ahok, yang mengenakan batik berlengan panjang, tampak hadir bersama calon wakilnya, Djarot Saiful Hidayat.

    Sebelum memasuki ruangan utama, Ahok dan Djarot dibawa oleh kader Partai Golkar ke dalam ruang very important person (VIP). Pertemuan berlangsung tertutup. Tampak hadir pul Ketua Umum Golkar Setya Novanto dan Ketua Umum Kosgoro Agung Laksono ikut masuk ke ruangan.

    Berselang 30 menit, Ahok dan Djarot masuk ke ruang serbaguna Gedung Smesco di lantai empat. Kehadiran Ahok dan Djarot ini disambut antusias oleh anggota Kosgoro yang hadir. Mereka bersorak-sorai menyebut nama Ahok-Djarot. “Ahok! Djarot!” teriak anggota Kosgoro.

    Ahok dan Djarot diperebutkan oleh tamu yang hadir untuk bersalaman dan berfoto bersama. Ahok dan Djarot duduk di kursi paling depan sejajar dengan Agung Laksono dan Setya Novanto. Tampak pula Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Fayakhun Andriadi.

    Dalam perayaan kali ini, Kosgoro mengangkat tema bernada seruan untuk menguatkan komitmen kepada rakyat sebagai pengejawantahan tridarma Kosgoro. Kosgoro sendiri merupakan salah satu Kelompok Induk Organisasi (Kino) yang melahirkan Sekretariat Bersama Golongan Karya (Sekber Golkar) pada 20 Oktober 1964.

    LARISSA HUDA



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.