Longsor, Jalur Utama Ponorogo-Trenggalek Macet 9 Kilometer

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Budi Purwanto

    TEMPO/Budi Purwanto

    TEMPO.CO, Madiun - Arus lalu lintas di jalur utama yang menghubungkan Ponorogo-Trenggalek, Jawa Timur, putus total sejak Ahad malam, 20 November 2016. Penyebabnya, material longsor dari tebing menutup akses transportasi pada kilometer 16 yang masuk wilayah Desa Nglinggis, Kecamatan Tugu, Trenggalek.

    "Di Ponorogo jelas terkena dampaknya. Sebab, jalur itu satu-satunya penghubung kabupaten," kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Ponorogo Ajun Komisaris Imam Mustholih, Senin siang, 21 November 2016.

    Dampak dari tanah longsor ini, menurut dia, arus lalu lintas dari Ponorogo dan Trenggalek terganggu. Laju kendaraan bermotor dari arah Ponorogo, misalnya, macet sepanjang 9 kilometer sejak pukul 05.00 tadi. Bahkan hingga masuk wilayah Kecamataan Sawoo yang berbatasan langsung dengan Trenggalek.

    Karena itu, bagi pengguna jalan dari Ponorogo yang hendak menuju Trenggalek, ia melanjutkan, harus mencari alternatif lain. Namun jarak tempuhnya lebih jauh lantaran harus melintas wilayah Pacitan atau Madiun. "Kalau yang tidak tergesa-gesa, bisa menunda atau menunggu hingga proses evakuasi selesai," ujar Imam.

    Menurut dia, proses evakuasi membutuhkan waktu lama. Berdasarkan koordinasi antara pihak Satuan Lalu Lintas Polres Ponorogo dengan Polres Trenggalek, material longsor berupa tanah dan batu akan berhasil dibersihkan lebih dari satu hari. Hingga berita ini ditulis, Imam belum mendapatkan perkembangan terbaru dari proses pembersihan jalan dari material longsor.

    Tono, petugas Unit Pelaksana Teknis Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Provinsi Jawa Timur di Madiun, mengatakan material sepanjang 50 meter dan ketebalan 3 meter yang menutup jalan belum berhasil dibersihkan. Petugas khawatir terjadi longsor susulan dan mengakibatkan kecelakaan kerja. Karena itu, satu unit wheel loader yang sudah berada di lokasi longsor belum dioperasikan.

    Untuk langkah selanjutnya, ia mengungkapkan, satu unit ekskavator dikirim ke lokasi longsor untuk mengeruk tebing yang rawan longsor. "Kami masih menunggu kondisi aman dulu untuk mengevakuasi," kata Tono.

    NOFIKA DIAN NUGROHO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.