Kasus Pembunuhan Polisi di Bali, Sara Connor Ajukan Eksepsi

Salah satu terdakwa pembunuhan polisi, Sara Connor asal Australia menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Denpasar, Bali, 9 November 2016. Kedua terdakwa tersebut didakwa dengan pasal yang sama yaitu bersama-sama melakukan pembunuhan terhadap seorang anggota polisi dari Polsek Kuta pada 17 Agustus 2016 dini hari di Pantai Kuta. TEMPO/Johannes P. Christo

TEMPO.CODenpasar - Terdakwa kasus pembunuhan anggota Unit Lalu Lintas Kepolisian Sektor Kuta, Ajun Inspektur Polisi Dua Wayan Sudarsa, Sara Connor, akan kembali menjalani sidang lanjutan dengan agenda pembacaan eksepsi, Rabu, 16 November 2016. 

Kuasa hukum Sara, Robert Khuana, mengatakan kliennya tidak akan didampingi keluarga saat menjalani sidang besok. Sara sudah berkomunikasi dengan mantan suaminya, Anthony Connor.

"Sara dalam beberapa kesempatan juga menelepon anak-anaknya. Kalau saya dengar yang dibicarakan supaya anak-anaknya jangan khawatir tentang mama (Sara), baik-baik saja, sekolah yang rajin," kata Robert saat dihubungi Tempo, Selasa, 15 November 2016.

Menurut Robert, Sara sudah bisa menyesuaikan diri di Lembaga Pemasyarakatan Kerobokan. "Di dalam dia lebih sering ketemu (David), tapi Sara enggak cerita (apa saja yang dibicarakan), itu sudah privasi mereka," tuturnya.

Meski begitu, Robert mengatakan kliennya tak betah berada di LP Kerobokan lebih lama lagi. Ia menegaskan, kliennya tidak melakukan pembunuhan terhadap polisi itu.

Sidang perdana kasus pembunuhan polisi tersebut digelar pada Rabu, 9 November 2016. Setelah mendengarkan dakwaan jaksa, Sara mengaku tidak puas. 

"Komentar Sara setelah mendengar itu, 'Saya ikut (pembunuhan) di (bagian) mana? Hanya disebut pernah pegang leher korban, itu saja'," ujarnya.

Saat menjalani sidang perdana, Sara terus-menerus mengerutkan dahinya. Ia tampak keheranan dengan materi dakwaan jaksa. Dalam persidangan itu, dia didampingi penerjemah, Sinta Simanjuntak. 

Robert mengatakan surat dakwaan jaksa semena-mena tanpa dasar hukum dan fakta. Tim kuasa hukum pun memutuskan untuk mengajukan eksepsi.

"Bagi kami, berdasarkan fakta, terdakwa (Sara) itu lebih tepat telah menggunting kartu-kartu (identitas) milik korban, bersama David ada pembakaran baju. Itu ada pasalnya sendiri menghilangkan alat bukti, tapi (Sara) tidak sama sekali terlibat dalam pembunuhan," kata Robert.

BRAM SETIAWAN

Baca juga:
Rizieq FPI Yakin Ahok Jadi Tersangka
Agus Harimurti Bantah Dikawal Paspampres Saat Kampanye







Gara-Gara Podcast, Pembunuhan di Australia Terungkap setelah 40 Tahun

5 jam lalu

Gara-Gara Podcast, Pembunuhan di Australia Terungkap setelah 40 Tahun

Mantan guru di Australia, yang menjadi subjek podcast "The Teacher's Pet" dijatuhi hukuman 24 tahun penjara karena membunuh istrinya 40 tahun lalu


Tragedi Piala Dunia 1994, Kisah Tragis Andres Escobar Ditembak Mati Usai Gol Bunuh Diri

2 hari lalu

Tragedi Piala Dunia 1994, Kisah Tragis Andres Escobar Ditembak Mati Usai Gol Bunuh Diri

Pemain Timnas Kolombia, Andres Escobar tewas usai terima 6 tembakan di salah satu kelab malam setelah melakukan gol bunuh diri saat Piala Dunia 1994.


Kasus Sekeluarga Tewas Diracun di Magelang, Polisi: Awalnya Korban Merasakan Mual

3 hari lalu

Kasus Sekeluarga Tewas Diracun di Magelang, Polisi: Awalnya Korban Merasakan Mual

Polda Jawa Tengah membeberkan kronologi kasus sekeluarga tewas diracun di Magelang. Peristiwa itu diduga dilakukan salah satu anak keluarga tersebut.


Wanita Tersangka Pembunuhan Bocah dalam Koper Diesktradisi ke Selandia Baru

3 hari lalu

Wanita Tersangka Pembunuhan Bocah dalam Koper Diesktradisi ke Selandia Baru

Korea Selatan mengekstradisi perempuan tersangka pembunuhan anak ke Selandia Baru. Jasad dua bocah ditemukan di dalam koper beberapa bulan lalu.


Mahasiswa Terancam Hukuman Mati Setelah Bunuh Kakek yang Merawatnya Sejak Kecil

6 hari lalu

Mahasiswa Terancam Hukuman Mati Setelah Bunuh Kakek yang Merawatnya Sejak Kecil

Pelaku disangka melanggar hukum pidana dengan ancaman hukuman penjara 20 tahun atau hukuman mati.


Jurnalis Meksiko Tewas Ditembak ketika Sedang Menyetir

9 hari lalu

Jurnalis Meksiko Tewas Ditembak ketika Sedang Menyetir

Jurnalis Meksiko kembali menjadi korban pembunuhan. Tahun ini menjadi rekor paling mematikan bagi jurnalis di negara itu.


Ingin Jadi Pengusaha Produk Kecantikan, Orang Boyolali Dilaporkan ke Polres Metro Depok

11 hari lalu

Ingin Jadi Pengusaha Produk Kecantikan, Orang Boyolali Dilaporkan ke Polres Metro Depok

Berniat jadi pengusaha produk kecantikan, nasib wiraswasta asal Boyolali, Jawa Tengah, Amiruddin malah berujung dilaporkan ke polisi.


Nikita Mirzani Jalani Sidang Hari Ini, Siapkan 9 Bantahan & Minta Ditangani Dewan Pers

11 hari lalu

Nikita Mirzani Jalani Sidang Hari Ini, Siapkan 9 Bantahan & Minta Ditangani Dewan Pers

Nikita Mirzani, hari ini, Senin, 21 November 2022, untuk kedua kalinya menjalani sidang di Pengadilan Negeri Serang.


Eks Karyawan di Bekasi Bunuh Bekas Bos Saat Mencuri Rokok di Toko Kelontong

15 hari lalu

Eks Karyawan di Bekasi Bunuh Bekas Bos Saat Mencuri Rokok di Toko Kelontong

Eks karyawan itu hendak mencuri di toko kelontong tempat dia pernah bekerja. Namun aksinya diketahui oleh bekas bosnya. Curi sejumlah dus rokok.


Pengacara Keluarga Iwan Budi Sebut Ada Titik Terang soal Pembunuh Kliennya

17 hari lalu

Pengacara Keluarga Iwan Budi Sebut Ada Titik Terang soal Pembunuh Kliennya

Yunantyo menyebut aparat telah mengumpulkan sejumlah petunjuk yang merujuk pada terduga pelaku pembunuh Iwan Budi