Netizen Kumpulkan Rp 90 Juta untuk Korban Bom Samarinda  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Massa melakukan aksi simpatik untuk korban bom di Samarinda dengan menyalakan lilin di Bundaran Hi, Jakarta, 14 November 2016. Balita bernama Intan Olivia Marbun berusia 2,5 tahun akhirnya meninggal dunia. Ia menjadi salah satu dari 5 korban aksi pelemparan bom molotov di depan Gereja Oikumene, Samarinda, Kalimantan Timur. TEMPO/M Iqbal Ichsan

    Massa melakukan aksi simpatik untuk korban bom di Samarinda dengan menyalakan lilin di Bundaran Hi, Jakarta, 14 November 2016. Balita bernama Intan Olivia Marbun berusia 2,5 tahun akhirnya meninggal dunia. Ia menjadi salah satu dari 5 korban aksi pelemparan bom molotov di depan Gereja Oikumene, Samarinda, Kalimantan Timur. TEMPO/M Iqbal Ichsan

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang netizen bernama Adjie Silarus membuat penggalangan dana di situs Kitabisa.com, setelah Indonesia dikagetkan dengan meledaknya sebuah bom di Gereja Oikumene, Samarinda.

    Sejak diluncurkan kemarin malam, 14 November 2016, kampanye yang diserukan yoga trainer itu menjadi viral di media sosial dan telah di-share ribuan kali. Siang tadi, pukul 13.30 WIB, donasi yang terkumpul telah mencapai Rp 90 juta yang berasal dari 376 donatur. Pencapaian tersebut telah melampaui target donasi awal, yakni Rp 30 juta.

    “Cobaan yang mereka terima sudah cukup berat, saatnya kita berempati dan berangkulan tangan untuk ikut meringankan beban mereka. Besar kecil donasi bukan masalah," ujar Adjie melalui halaman penggalangan Kitabisa.com/bomsamarinda saat dikutip pada Selasa, 15 November 2016.

    Menurut rilis Kitabisa.com, kampanye tersebut akan terus berjalan hingga 22 November. Donasi yang terkumpul akan didistribusikan oleh Aksi Cepat Tanggap (ACT) kepada keluarga korban. Sehingga bagi calon donatur yang tertarik untuk berdonasi bisa langsung mengunjungi Kitabisa.com/bomsamarinda dan klik tombol "Donasi Sekarang." Dari sana akan muncul nomor rekening yang bisa ditransfer.

    Baca: 
    Sambangi Kantor Wiranto, Kepala BIN Dikawal Ketat
    Setelah Bom Gereja, Wihara di Singkawang Dilempari Molotov
    Jika Ditetapkan Jadi Tersangka, Apa yang Ahok Harapkan?

    Menurut CEO Kitabisa.com Alfatih Timur, Kitabisa.com dapat memberikan pengalaman donasi kepada donatur layaknya belanja online karena semuanya bisa dibaca secara jelas dan transparan. "Ada banyak pilihan pembayaran, dan donatur akan mendapatkan laporan penggunaan dana melalui e-mail," kata Alfatih.

    Sampai saat ini Kitabisa.com telah mengumpulkan donasi Rp 49 miliar yang berasal dari lebih dari 2.000 kampanye sosial. “Tinggal buka website kami dan klik tombol ‘galang dana’. Kami berusaha membuat proses galang dana menjadi lebih transparan dan viral," kata Alfatih. 

    Kitabisa.com merupakan situs di mana individu, komunitas atau lembaga dapat melakukan fundraising (penggalangan dana) secara online. Setiap hari ada puluhan inisiatif galang dana yang masuk untuk berbagai keperluan, mulai dari biaya pengobatan, santunan kemalangan, dana pendidikan, hingga bangun fasilitas umum. Kitabisa.com telah memfasilitasi lebih dari 2.000 inisiatif penggalangan dana dari Aceh hingga Papua.

    DESTRIANITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.