Kepolisian Bengkalis Ringkus Pengedar 270 Kg Sabu  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi penyitaan barang bukti narkotika sabu. Tempo/Marifka Wahyu Hidayat

    Ilustrasi penyitaan barang bukti narkotika sabu. Tempo/Marifka Wahyu Hidayat

    TEMPO.COPekanbaru - Kepolisian Resor Bengkalis, Riau, meringkus buron Badan Narkotika Nasional, Irwan Toni, 40 tahun, karena diduga terlibat penyelundupan obat terlarang sabu-sabu sebesar 270 kilogram, Selasa, 15 November 2016.

    Warga Labuhan Batu, Sumatera Utara, ini diduga bagian dari jaringan internasional. "Pelaku masuk daftar pencarian orang sejak Oktober 2015 setelah petugas menemukan sabu di gudang Jede City Square," kata Kepala Polres Bengkalis Ajun Komisaris Besar Hadi Wicaksono hari ini, Selasa, 15 November 2016. 

    Wicaksono menerangkan, pelaku diringkus Kepolisian Sektor Rupat saat menumpangi sebuah angkutan umum di Rupat. Tidak ada perlawanan dari pelaku saat ditangkap. Begitu ditangkap, pelaku langsung diamankan di Mapolsek Rupat. Saat ini, pelaku telah dibawa ke Mapolres Bengkalis sembari kepolisian berkoordinasi dengan BNN pusat. 

    BacaMobil Angkot Terbakar di Depan Polsek Kediri

    Keterlibatan Irwan diketahui saat BNN mengungkap perkara penyelundupan sabu seberat 270 kilogram di Medan pada Oktober 2015. Sebelumnya, petugas berhasil meringkus empat rekan pelaku, yakni Daud, 47 tahun, Aya (40), dan Lukmansyah (35). Ketiganya merupakan warga Riau. Sedangkan seorang tersangka lagi, Jimi Saputra, 27 tahun, adalah warga Sumatera Utara. 

    Para pelaku merupakan jaringan internasional yang melakukan penyelundupan sabu dengan memanfaatkan tabung filter air yang dikirim dari Cina melalui Malaysia dan Dumai. 

    RIYAN NOFITRA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berbagai Cara dalam Menekan Pelanggaran Batasan Bawaan Penumpang

    Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terus berupaya menekan pelanggaran batasan bawaan penumpang dari luar negeri di pintu masuk bandara.