Bayar Pajak Kendaraan Kini Bisa di ATM

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • "Ini bisa menghindari praktek percaloan dan pungli."

    INFO NASIONAL - Membayar pajak kendaraan bermotor (PKB) kini bisa dilayani di lima anjungan tunai mandiri (ATM) bank. Sebelumnya, hanya empat bank, tapi kini CIMB Niaga mendukung pembayaran PKB di 3.700 ATM-nya yang tersebar di berbagai wilayah.

    Penandatanganan kerja sama dilakukan antara Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dan Direksi Bank CIMB Niaga, yang disaksikan pula oleh Kapolda dan Dirlantas Jawa Barat, serta Sekda dan Kadispenda Jawa Barat, di Aula Barat Gedung Sate, Kota Bandung, Senin, 14 November 2016.

    Aher mengatakan, dengan semakin banyaknya bank yang ikut bekerja sama dalam program e-samsat ini, masyarakat akan semakin dimudahkan dalam membayar PKB tahunan.

    “Kini sudah ada lima bank ya, BJB, BRI, BNI, BCA, dan sekarang CIMB Niaga. Jadi e-samsat kita telah berhasil membuat pembayaran lebih mudah karena tidak perlu datang ke kantor Samsat,” ujar Aher.

    Menurut Aher, hadirnya inovasi e-samsat, yang sudah berjalan satu tahun ini, membuat pendapatan asli daerah (PAD) Jawa Barat meningkat menjadi Rp 393 miliar.

    Pemerintah Provinsi Jawa Barat siap apabila ada bank lain yang akan menjalin kerja sama terkait e-samsat ini.

    Sementara itu, Kapolda Jawa Barat Irjen Bambang Waskito menyatakan, layanan e-samsat dinilai berhasil menghilangkan praktek percaloan dan pungutan liar (pungli). “Program e-samsat ini sesuai dengan program prioritas Kapolri mengenai layanan publik yang mudah diakses, cepat, dan bebas calo berbasis IT,” katanya.

    Di tempat yang sama, Head of Digital Banking CIMB Niaga Bambang Karsono mengatakan peluncuran layanan terbaru ini diharapkan dapat memperluas jangkauan pengguna e-samsat Jawa Barat guna memperoleh lebih banyak lagi pendapatan daerah.

    “Ini juga sebagai wujud dukungan kami terhadap gerakan nontunai yang dicanangkan Bank Indonesia,” ujarnya. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Erupsi Merapi Dibanding Letusan Raksasa Sejak 7200 Sebelum Masehi

    Merapi pernah meletus dengan kekuatan 4 Volcanic Explosivity Index, pada 26 Oktober 2010. Tapi ada sejumlah gunung lain yang memiliki VEI lebih kuat.