Hasil Rapat Para Jenderal di Kemenkopolhukam Dirahasiakan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wiranto saat meninjau aksi damai 4 November di depan IRTI Monas, Jakarta, 4 November 2016. TEMPO/Tongam

    Wiranto saat meninjau aksi damai 4 November di depan IRTI Monas, Jakarta, 4 November 2016. TEMPO/Tongam

    TEMPO.CO, Jakarta - Rapat koordinasi sejumlah jenderal di kantor Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan baru saja berakhir sekitar pukul 18.00 WIB, Senin, 14 November 2016. Hadir dalam rapat ini Menkopolhukam Wiranto, Kepala Polri Jenderal Tito Karnavian, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Kepala Badan Intelejen Negara Jenderal Budi Gunawan, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Komisaris Jenderal Suhardi Alius, serta Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo.

    Rapat yang dipimpin Menkopolhukam Wiranto ini berlangsung tertutup selama satu jam. Seusai pertemuan, para peserta rapat kompak untuk menolak menanggapi pertanyaan awak media. Misalnya, Tito Karnavian yang berjalan santai menuju mobilnya, sama sekali tak menjawab sahutan wartawan yang menghampirinya.

    Seusai rapat, mantan Kepala Polda Metro Jaya ini sempat berbincang dengan Budi Gunawan di luar pintu samping kantor Kemenkopolhukam. Di ujung pembicaraan yang berlangsung tak lebih dari 10 menit itu, Budi Gunawan juga langsung masuk ke mobil bernomor polisi B 1833 RFZ dengan pengawalan ketat. Saat para jurnalis bertanya kepadanya, ia hanya tersenyum sembari mengangkat jempolnya.

    Gatot Nurmantyo juga bersikap sama. Setelah rapat kordinasi tersebut, ia bergegas masuk ke mobilnya. Gatot ke luar hampir bersamaan dengan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo yang juga dijemput mobil dengan nomor polisi R-21.

    Adapun Suhardi Alius yang pulang paling akhir karena melaksanakan salat magrib di masjid Kemenkopolhukam, juga memilih bungkam. Usai salat, Suhardi lari terbirit-birit sambil menenteng sepatunya. Lalu ia bergegas masuk ke dalam mobilnya. "Saya buru-buru. Nanti Deputi 1 (BNPT) yang beri penjelasan," kata Suhardi saat wartawan menanyai perihal isi rapat tersebut.

    Wiranto yang dikonfirmasi mengatakan pertemuan itu hanya rapat rutin yang dilaksanakan setiap Senin. "Kan sering saya mengumpulkan pejabat dan lembaga, membahas isu Polhukam," kata dia di depan kantornya.

    Menurut Ketua Umum Hanura nonaktif ini, para kepala lembaga negara tersebut berkumpul untuk membahas isu keamanan terkini. Setiap peserta rapat, kata Wiranto, menyampaikan apa yang menjadi tugas pokok masing-masing. "Soal semua hal, pengeboman, terorisme, demonstrasi. Semua yang berhubungan dengan negeri ini," katanya.

    YOHANES PASKALIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.