Sambangi Rumah Rizieq Shihab FPI, HMI Curhat Soal Ini

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Syihab, saat tiba di Gedung Bareskrim Polri di Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta, 3 November 2016. Rizieq diperiksa sebagai saksi terkait  kasus dugaan penistaan agama yang menyeret Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok). TEMPO/Subekti.

    Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Syihab, saat tiba di Gedung Bareskrim Polri di Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta, 3 November 2016. Rizieq diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan penistaan agama yang menyeret Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok). TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Himpunan Mahasiswa Islam mendatangi rumah Imam Besar Front Pembela Islam, Rizieq Shihab di Petamburan, Tanah Abang Jakarta Pusat, Senin, 14 November 2016. Pertemuan itu berlangsung selama hampir satu jam.
    "Kami diundang, kebetulan Habib (Rizieq) ada pengajian. Jadi kami hadir dalam pertemuan tersebut," kata Ketua Persatuan Besar HMI (PBHMI), Mulyadi Tansir saat ditemui usai pertemuan.

    Dalam pertemuan itu, Mulyadi mengungkapkan, mereka sempat membicarakan aksi demonstrasi damai 4 November lalu. Pertemuan itu pun, kata dia, salah satu bentuk tindak lanjut dari aksi tersebut.

    Aksi unjuk rasa pada 4 November itu merupakan bentuk protes terhadap perkara penistaan agama yang diduga dilakukan Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Massa meminta pemerintah memproses secara hukum kasus tersebut. Aksi itu berakhir rusuh setelah massa menolak dibubarkan setelah pukul 18.00 WIB.

    Baca: Ada Demonstran Meninggal, Rizieq FPI: Dia Mati Syahid  

    Dalam pertemuan itu, Mulyadi menambahkan, juga dibahas mengenai penahanan empat anggota HMI oleh Kepolisian Daerah Metro Jaya. Saat ini, mereka telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kerusuhan tersebut. "Habib (Rizieq) bilang akan ikut datang menjenguk anggota kami yang ditangkap karena aksi ini. Mereka berniat menjenguk sebagai rasa empati mereka," kata Mulyadi.

    Mulyadi datang bersama sejumlah anggota Korps Alumni HMI (KAHMI), termasuk Ahmad Doli Kurnia. Dalam pertemuan itu, hadir pula sejumlah tokoh yang ikut dalam aksi kemarin, seperti Habiburokhman dari Advokat Cinta Tanah Air (ACTA), Bachtiar Natsir dari Kordinator Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI, dan Munarman Sekretaris Jenderal FPI.

    Baca: Rizieq: 3 Minggu Tak Ada Perkembangan, Kita Akan Turun Lagi  

    Mulyadi membantah kabar bahwa pertemuan itu sekaligus membahas rencana aksi massal 25 November mendatang. "Kalau sudah ada proses penegakan hukum (terhadap Basuki) saya rasa sudah tak ada lagi demo selanjutnya," kata dia.

    Mulyadi seharusnya menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, hari ini, 14 November 2016. Namun, dia tidak memenuhi panggilan itu demi mengikuti pertemuan dengan Rizieq. "Besok baru saya baru bisa datang," kata dia. *

    EGI ADYATAMA

    Baca juga:
    Banjir Dukungan di Rumah Lembang, Ahok Berdoa Tak Dipenjara
    Bagaimana Supermoon Terjadi dan Kapan Bisa Dilihat?

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.