Kasus Ahok, Jokowi: Kalau Saya Intervensi yang Lain Minta  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo saat menyambut kedatangan sejumlah pimpinan ormas Islam di Istana Merdeka, Jakarta, 9 November 2016. Dalam kesempatan tersebut, Jokowi berserta para pimpinan ormas Islam membahas demo 4 November lalu. TEMPO/Subekti

    Presiden Joko Widodo saat menyambut kedatangan sejumlah pimpinan ormas Islam di Istana Merdeka, Jakarta, 9 November 2016. Dalam kesempatan tersebut, Jokowi berserta para pimpinan ormas Islam membahas demo 4 November lalu. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo mengunjungi Musyawarah Nasional Alim Ulama Partai Persatuan Pembangunan di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta. Dalam sambutannya ia meminta kepada masyarakat agar fokus kepada masalah utama bangsa.

    "Yang menjadi tantangan bangsa ke depan, kemiskinan, ketimpangan, dan pengangguran," ucapnya di aula Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Ahad, 13 November 2016. Ia berharap agar energi kebersamaan dan persatuan dioptimalkan untuk menyelesaikan persoalan-persoalan yang mendasar.

    Presiden Jokowi kembali menyinggung soal proses hukum calon Gubernur DKI Jakarta, Basuki Purnama alias Ahok, dalam kasus dugaan penistaan agama. Ia menegaskan tidak akan ikut campur dalam perkara hukum. "Kalau saya intervensi yang lain akan minta," katanya.

    Acara Munas PPP dihadiri oleh ratusan kader. Menurut Ketua Umum PPP Muhammad Romahurmuziy, ada dua hal yang ingin dibahas. Pertama penyusunan strategi pemenangan partai berlambang Kabah itu di pemilihan umum legislatif nanti. "Kami ingin menang tiga besar di pemilu," katanya.

    Kedua, pengurus PPP ingin meminta pendapat para ulama mengenai beberapa rancangan undang-undang yang saat ini sedang berjalan di parlemen. Salah satunya ialah RUU KUHP. Munas, lanjut Romahurmuziy, akan berjalan selama dua hari, yaitu Ahad dan Senin besok.

    ADITYA BUDIMAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.