Ledakan di Depan Gereja Oikumene Samarinda, 5 Orang Terluka

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sepeda motor milik terduga pelaku ledakan terparkir di Gereja Oikumene, Samarinda, Kalimantan Timur, 13 November 2016. ANTARA/Amirulloh

    Sepeda motor milik terduga pelaku ledakan terparkir di Gereja Oikumene, Samarinda, Kalimantan Timur, 13 November 2016. ANTARA/Amirulloh

    TEMPO.COJakarta - Seseorang tak dikenal melemparkan bom yang diduga molotov di depan Gereja Oikumene di Jalan Cipto Mangunkusumo Nomor 32, RT 03, Kelurahan Sengkotek, Kecamatan Loa Janan Ilir, Samarinda, Kalimantan Timur, Ahad, 13 November 2016.

    Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal Agus Rianto, mengatakan pelemparan bom molotov itu terjadi sekitar pukul 10.00 Wita. Saat itu, jemaah gereja yang baru selesai melaksanakan kegiatan ibadah keluar melalui pintu depan menuju tempat parkir. 

    "Tiba-tiba datang orang yang tidak dikenal melemparkan sesuatu yang diduga jenis bom molotov," kata Agus melalui pesan pendek, Ahad, 13 November. Setelah melemparkan bom itu, pelaku melarikan diri ke arah depan dan melompat ke Sungai Mahakam. 

    Agus mengatakan warga yang melihat kejadian tersebut berusaha mengejar pelaku. Pelaku pun ditangkap oleh warga. "Dan diserahkan ke pihak Polsek Samarinda Seberang," ujar Agus.

    Akibat ledakan ini, lima orang terluka dan langsung dilarikan ke rumah sakit. Ledakan juga menyebabkan empat unit sepeda motor rusak.

    REZKI ALVIONITASARI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.