Relawan Projo Serukan Pesan Damai dalam Car Free Day di HI  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kelompok relawan Projo atau Pro Jokowi meyerukan pesan damai di tengah agenda car free day, Jakarta Pusat, 13 November 2016. TEMPO/Larissa

    Kelompok relawan Projo atau Pro Jokowi meyerukan pesan damai di tengah agenda car free day, Jakarta Pusat, 13 November 2016. TEMPO/Larissa

    TEMPO.COJakarta - Tim relawan Pro Jokowi alias Projo memadati kegiatan Car Free Day di Bundaran Hotel Indonesia (HI) untuk menyuarakan pesan damai kepada seluruh masyarakat Indonesia. 

    Berkeliling di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman hingga Jalan M.H. Thamrin, pada Minggu, 13 November 2016, kelompok ini membawa spanduk bertulisan “Kami Cinta Indonesia, Jangan Ganggu” dan “Save NKRI”.

    Ketua Tim Projo Budi Arie Setiadi mengatakan kegiatan yang ia pimpin ini sebatas pesan damai lewat senam gembira dan berjalan santai bersama. Budi membantah kegiatannya itu bermuatan politis.

    "Oh enggak, enggak, kami kan ini hanya senam. Apalagi persatuan dan kesatuan nasional kita dalam semacam kurang harmonis, ini harus kita selesaikan bersama sebagai anak bangsa," kata Budi.

    Budi menuturkan aksinya hari ini tidak berkaitan dengan aksi damai yang digelar pada 4 November lalu. Pasalnya, kata dia, pesan damai itu selalu dilakukan secara rutin oleh kelompok relawan Projo. Budi juga menampik kegiatannya tersebut atas instruksi Presiden Joko Widodo.

    "Oh enggak, enggak, ini sudah kita rencanakan, kita laksanakan sebagai kegiatan rutin saja. Yang kayak gini kayak gini enggak perlu instruksi Jokowi," ujarnya.

    Menurut Budi, mereka akan terus menyerukan kepada seluruh Indonesia untuk bersatu bersama. Aksi yang ia gelar itu akan terus dilakukan tim Projo yang ada di seluruh Indonesia dari Sabang sampai Merauke.

    LARISSA HUDA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.