Banjir di Karawang Berlanjut, Jalan Tol Jakarta-Cikampek Tersendat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi banjir. ANTARA/Wahyu Putro A

    Ilustrasi banjir. ANTARA/Wahyu Putro A

    TEMPO.CO, Jakarta - Banjir di Karawang, Jawa Barat, berlanjut. Pada Jumat, 11 November 2016, sejumlah jalan di sekitar Kawasan Industri Surya Cipta, Kecamatan Ciampel, dilanda banjir menyusul tingginya curah hujan di daerah tersebut.

    Sehari sebelumnya, banjir juga melanda kompleks Pemerintah Kabupaten Karawang, areal rumah dinas bupati, serta depan kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta kampus Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika).

    Banjir di jalan sekitar Kawasan Industri terjadi saat hujan deras. Drainase di sisi jalan sekitar kawasan itu tidak mampu menampung air hingga akhirnya meluap ke jalan.

    Sejumlah mobil mogok akibat nekat menerobos banjir setinggi sampai satu meter. Namun banjir tidak sampai masuk ke pabrik-pabrik di sekitar kawasan industri itu. Kemacetan akibat banjir di jalan kawasan industri juga berdampak hingga ke jalan tol Jakarta-Cikampek wilayah Karawang.

    Itu terjadi karena antrean panjang kendaraan dari jalan tol Jakarta-Cikampek keluar melalui gerbang jalan tol Karawang Timur II (Kawasan Industri) menuju kawasan industri.

    Kemacetan di jalan tol Jakarta-Cikampek juga terjadi akibat antrean panjang kendaraan yang akan keluar gerbang jalan tol Karawang Timur (Klari). Itu terjadi menyusul terjadinya banjir di jalan arteri Karawang-Cikampek.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.