Kasus Ahmad Dhani, Polda Metro Jaya Tunggu Jokowi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota ProJokowi dan Laskar Rakyat Jokowi (LRJ) saat melaporkan musisi Ahmad Dhani di Polda Metro Jaya, Senin dini hari, 7 November 2016. Tempo/Yohanes Paskalis

    Anggota ProJokowi dan Laskar Rakyat Jokowi (LRJ) saat melaporkan musisi Ahmad Dhani di Polda Metro Jaya, Senin dini hari, 7 November 2016. Tempo/Yohanes Paskalis

    TEMPO.COJakarta - Kepolisian Daerah Metro Jaya menunggu laporan dari Presiden Joko Widodo terkait dengan dugaan penghinaan terhadap presiden, yang dilakukan musikus Ahmad Dhani. Meskipun Dhani telah dilaporkan kelompok relawan pendukung Jokowi, Polda mengatakan prosesnya masih dalam tahap penyelidikan.

    Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Awi Setiyono mengatakan kasus ini merupakan kasus penghinaan dan termasuk delik aduan. Karena itu, kata Awi, Polda masih akan menunggu laporan langsung dari Jokowi. 

    Baca: Ahmad Dhani Dituduh Menista Jokowi, Ini 3 Pembelaannya

    "Sesuai dengan perundang-undangan, tentunya harus korban yang melaporkan dan korban yang perlu kami periksa, bukan orang lain," kata Awi di markas Polda Metro Jaya, Selasa, 8 November 2016.

    Menurut Awi, keberlanjutan penyelidikan sangat bergantung pada korban. Jika korban merasa tidak ingin melanjutkan perkara dan memaafkan terlapor, kasus tersebut bisa dihentikan. "Kami terpaksa menunggu," tuturnya. 

    Baca: Dilaporkan ke Polisi, Ahmad Dhani Ngaku Rugi Ratusan Juta

    Sebelumnya, Jokowi menyampaikan bahwa mereka yang menghina atau menyebarkan kebencian terhadap simbol-simbol negara, termasuk presiden, perlu ditindaklanjuti. Sebab, hal itu sudah diatur dalam hukum.

    Salah satu yang menyampaikan hinaan atau ujaran kebencian kepada presiden itu adalah musikus Ahmad Dhani, yang terjadi pada demonstrasi 4 November 2016. Dhani tertangkap kamera menyebutkan nama-nama hewan untuk mengkritik presiden. Meskipun begitu, Menteri Sekretaris Negara Pratikno menyampaikan bahwa Presiden belum memiliki rencana melaporkan pihak-pihak yang menghina dia sepanjang demo itu.

    EGI ADYATAMA | ISTMAN M.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.