Rabu, 24 Oktober 2018

Bupati Malang Diperiksa untuk Kasus Eks Kepala BKD

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bupati Malang, Rendra Kresna. TEMPO/Abdi Purmono

    Bupati Malang, Rendra Kresna. TEMPO/Abdi Purmono

    TEMPO.CO, Malang - Bupati Malang Rendra Kresna menjalani pemeriksaan di Kepolisian Resor Malang Kota, Senin 7 November 2016. Rendra diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan pemerasan mutasi guru oleh Kepala Badan Kepegawaian Kabupaten, Suwandi. "Ada 20 pertanyaan, mengenai status saya dan berkaitan dengan perkara yang dialami Pak Suwandi," kata Rendra.

    Penyidik polisi memeriksa selama dua jam mulai pukul 10.00 WIB. Dia diperiksa sebagai atasan Suwandi, untuk memberikan penjelasan uraian atas mutasi guru PNS asal Kabupaten Malawi. Kalimantan Barat.

    Baca juga:
    Diduga Memeras, Kepala BKD Kabupaten Malang Ditangkap
    Bupati Malang Siapkan Pengganti Kepala BKD

    Dia juga ditanya mengenai aliran dana yang diterima Suwandi, menurutnya selama ini tak ada aturan untuk memungut biaya dalam mutasi PNS. Selama ada formasi, kata dia, Pemerintah Kabupaten Malang menerima asal sesuai dengan kompetensi. Terutama untuk tenaga medis, guru, dan dokter.

    Proses pengajuan mutasi tersebut melalui proses telaah oleh BKD, Dinas Pendidikan, Sekretaris Daerah dan Bupati. Rendra menegaskan proses tersebut tanpa pungutan sepeserpun. Sedangkan pungutan yang dilakukan Suwandi, dia berujar, merupakan inisiatif sendiri. "Yang pasti dalam aturan tak boleh ada pungutan apapun," ucapnya.

    Rendra mengaku senang memenuhi panggilan penyidik agar dapat menjelaskan persoalan lebih gamblang. Pemeriksaan itu, Rendra menambahkan, tak harus seizin Menteri Dalam Negeri atau Presiden. Rendra mengaku berkepentingan untuk memberi penjelasan agar kasus itu tak mengembangkan asumsi liar.

    Simak juga:
    Polisi Duga Massa Sudah Tahu Demo 4 November Bakal Ricuh
    Tersandung Kasus Ahok, Buni Yani: Ahok Juga Bakal Tersangka?

    Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Malang Kota, Ajun Komisaris Tatang Prajitno menjelaskan pemanggilan Rendra Kresna dibutuhkan untuk memperjelas soal dugaan pemerasan yang dilakukan Suwandi. "Sudah memeriksa delapan saksi," katanya. Rendra menjalani pemeriksaan di ruang penyidik selama dua jam. Dia mengenakan pakaian batik bermotif bunga berwarna coklat. Saat datang, Rendra mengendarai mobil Toyota Land Cruiser B 1714 BX.

    EKO WIDIANTO



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Saham Lippo yang Jebol dan yang Melambung Dihantam Kasus Meikarta

    Jebloknya saham perusahaan-perusahaan Grup Lippo telah dimulai Selasa 16 Oktober 2018, sehari setelah KPK menangkap dan menetapkan Bupati Bekasi.