Demonstrasi 4 November Sisakan Sampah 70 Ton

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Puluhan pengunjuk rasa menyiapkan kantong sampah saat ikuti aksi demonstrasi di jalan Gambir, Jakarta, 4 November 2016. Mereka menuntut Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok pada pernyataan yang dinilai menghina agama terjadi dalam kunjungannya di Kepulauan Seribu. Tempo/ Aditia Noviansyah

    Puluhan pengunjuk rasa menyiapkan kantong sampah saat ikuti aksi demonstrasi di jalan Gambir, Jakarta, 4 November 2016. Mereka menuntut Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok pada pernyataan yang dinilai menghina agama terjadi dalam kunjungannya di Kepulauan Seribu. Tempo/ Aditia Noviansyah

    TEMPO.COJakarta - Aksi demonstrasi 4 November 2016 menyisakan sampah yang menumpuk di sepanjang jalan, dari Masjid Istiqlal hingga Istana Merdeka. Dari data Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, ada 70 ton sampah yang dikumpulkan.

    "Kemarin 70 ton sampah dikirim ke Tempat Pembuangan Sampah Terpadu Bantargebang," kata pelaksana tugas Gubernur DKI Jakarta, Soni Sumarsono, Senin, 7 November 2016, di Balai Kota.

    Meskipun begitu, Soni mengapresiasi peserta aksi demonstrasi pada Jumat, 4 November 2016, yang ikut menjaga kebersihan selama jalannya aksi. 

    Berdasarkan pantauan Tempo di lapangan, beberapa kelompok demonstran membawa kantong plastik besar dan menampung sampah-sampah selama aksi. 

    Mereka pun kerap mengimbau peserta aksi lain tidak membuang sampah sembarangan. Kantong plastik itu mereka kumpulkan di trotoar untuk diangkut petugas Dinas Kebersihan. 

    "Saya terima kasih kepada demonstran pemungut sampah yang turut memungut sampah dengan Pemprov DKI. Saya pikir itu yang simpatik karena kebersihan itu tanggung jawab bersama," kata Soni, yang juga merangkap jabatan Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri.

    Rencananya, dalam waktu dekat, Soni akan berkunjung ke Bantargebang untuk mengurus masalah sampah DKI di sana. Beberapa rencana Gubernur DKI sebelumnya, seperti upaya investasi baru Pusat Listrik Tenaga Sampah, juga akan dibicarakan kembali.

    Demonstrasi yang dihadiri ratusan ribu orang itu menuntut polisi memproses hukum Gubernur DKI Jakarta nonaktif, Basuki Purnama alias Ahok, atas dugaan penistaan agama Islam. 

    Seusai salat Jumat di Masjid Istiqlal, demonstran berkonvoi melewati Jalan Pejambon, Jalan Medan Merdeka Timur, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jalan Medan Merdeka Barat, hingga depan Istana Merdeka. 

    EGI ADYATAMA 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.