Menteri Lukman Berharap Polisi Bisa Dalami Aktor Demo 4 Nov

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin bersama para tokoh agama melepas peserta Gerak Jalan Kerukunan Beragama Nasional dalam memperingati Hari Jadi ke-52 Parisadha Buddha Dharma Niciren Syosyu Indonesia di Jalan M. H. Thamrin, Jakarta Pusat, 6 November 2016. Tempo/Rezki A

    Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin bersama para tokoh agama melepas peserta Gerak Jalan Kerukunan Beragama Nasional dalam memperingati Hari Jadi ke-52 Parisadha Buddha Dharma Niciren Syosyu Indonesia di Jalan M. H. Thamrin, Jakarta Pusat, 6 November 2016. Tempo/Rezki A

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin berharap para penegak hukum bisa mendalami siapa orang di balik kericuhan dalam unjuk rasa "Aksi Bela Islam" yang dirancang berlangsung damai. "Mudah-mudahan aparat penegak hukum kita bisa mendalami siapa yang melakukan itu," katanya di area bebas kendaraan bermotor atau car free day, Jalan M.H. Thamrin, Jakarta Pusat, Ahad, 6 November 2016..

    Lukman menyatakan, unjuk rasa 4 November merupakan bagian dari demokrasi dan ekspresi masyarakat. "Kami sayangkan setelah pukul 19.30 WIB terjadi insiden," kata dia. "Mereka ingin menyampaikan aspirasinya secara damai."

    Unjuk rasa 4 November, kata dia, merupakan bagian dari demokrasi dan ekspresi masyarakat. Namun Lukman menyayangkan aksi yang digagas berlangsung secara damai itu diwarnai insiden kericuhan. Dia menganggap secara keseluruhan sejak awal sampai sore, unjuk rasa itu tidak ada kerusuhan.

    Dia berharap dalam unjuk rasa berikutnya, para demonstran bisa mematuhi peraturan, seperti unjuk rasa yang berakhir pukul 18.00 WIB.

    Front Pembela Islam bersama kelompok masyarakat keagamaan menggelar unjuk rasa besar-besaran pada Jumat, 4 November 2016. Mereka menuntut pemerintah segera menuntaskan laporan-laporan yang masuk ke polisi tentang dugaan penodaan agama yang dilakukan Basuki Tjahaja Purnama. Unjuk rasa sejak pagi itu berlangsung hingga Sabtu dinihari, 5 November 2016.

    REZKI ALVIONITASARI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.