Jokowi Tunda Kunjungan ke Australia  

Presiden Joko Widodo bersama Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull menyapa warga saat belusukan di Pasar Tanah Abang, 12 November 2015. Jokowi mengajak PM. Australia ke pasar tanah abang guna memamerkan Pasar grosir tekstil terbesar di Indonesia, `bahkan di Asia ujarnya`. Tempo/Dian Triyuli Handoko

TEMPO.COJakarta - Presiden Joko Widodo memutuskan menunda kunjungan kenegaraan ke Australia. Langkah itu diambil setelah melihat perkembangan situasi setelah demonstrasi pada 4 November 2016.

“Perkembangan saat ini memerlukan keberadaan Presiden Jokowi di Indonesia," kata pernyataan pers dari Kementerian Luar Negeri, Sabtu, 5 November 2016.

Sebelumnya, Jokowi dijadwalkan akan berkunjung ke Australia pada 6-8 November 2016. Kementerian Luar Negeri menyatakan penyesalannya terkait dengan kunjungan tersebut. Presiden Jokowi juga telah menghubungi Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull menyampaikan penundaan tersebut.

Presiden juga telah menugasi Menteri Luar Negeri Retno Marsudi membahas penjadwalan ulang kunjungannya ke Australia dalam waktu dekat. Kedua negara berkomitmen terus meningkatkan hubungan bilateral.

Seperti diketahui, ribuan orang berunjuk rasa dalam “Aksi Bela Islam” di depan Istana Merdeka, Jumat, 4 November 2016. Mereka menuntut penyelesaian kasus penistaan agama yang diduga dilakukan Gubernur DKI Jakarta nonaktif, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Perwakilan massa berencana bertemu dengan Jokowi untuk menyampaikan petisi, tapi Jokowi justru tidak tampak. Jokowi baru menyampaikan keterangannya pada tengah malam.

AMIRULLAH | INGE






Penyebab Ferry Mursyidan Baldan Meninggal Masih Belum Diketahui, Ditemukan di Dalam Mobil

4 menit lalu

Penyebab Ferry Mursyidan Baldan Meninggal Masih Belum Diketahui, Ditemukan di Dalam Mobil

Penyebab meninggalnya Ferry Mursyidan Baldan masih belum diketahui. Dia ditemukan di dalam mobil di basement Hotel Bidakara.


Jokowi dan Joe Biden Sepakat Kembangkan Kendaraan Listrik, Dananya Rp 308 T

47 menit lalu

Jokowi dan Joe Biden Sepakat Kembangkan Kendaraan Listrik, Dananya Rp 308 T

Presiden Jokowi dilaporkan telah menjalin kesepakatan dengan Presiden Amerika Serikat Joe Biden terkait pengembangkan kendaraan listrik.


Calon Panglima TNI Yudo Margono: Keamanan Indonesia Cukup Stabil, Tapi Masih Ada Isu Menonjol

1 jam lalu

Calon Panglima TNI Yudo Margono: Keamanan Indonesia Cukup Stabil, Tapi Masih Ada Isu Menonjol

Calon Panglima TNI Laksamana Yudo Margono menilai kemanan indonesia cukup stabil meskipun ada sejumlah isu yang cukup menonjol.


Profil Ferry Mursyidan Baldan, Mantan Menteri Agraria yang Meninggal Dunia Siang Ini

1 jam lalu

Profil Ferry Mursyidan Baldan, Mantan Menteri Agraria yang Meninggal Dunia Siang Ini

Ferry Mursyidan Baldan sempat menjabat sejumlah jabatan politik. Dari Ketua Umum PB HMI hingga Menteri ATR.


Punya Potensi Besar, Jokowi: 60 Persen Produksi EV Battery Akan Ada di Indonesia

1 jam lalu

Punya Potensi Besar, Jokowi: 60 Persen Produksi EV Battery Akan Ada di Indonesia

Presiden Joko Widodo alias Jokowi meyakini di masa mendatang, produksi 60 persen EV battery atau baterai kendaraan listrik ada di Indonesia.


Akhir Bulan Lalu Jokowi Kunjungi Suku Dayak, Apa Saja Rumpun Suku Ini?

1 jam lalu

Akhir Bulan Lalu Jokowi Kunjungi Suku Dayak, Apa Saja Rumpun Suku Ini?

Ternyata, suku Dayak yang belum lama dikunjungi Jokowi di Kalimantan memiliki banyak rumpun suku. Lantas, apa sajakah rumpun suku Dayak?


Politikus Senior Ferry Mursyidan Baldan Meninggal

2 jam lalu

Politikus Senior Ferry Mursyidan Baldan Meninggal

Politikus Senior Ferry Mursyidan Baldan meninggal dunia. Jenazahnya disemayamkan di rumah duka di kawasan Slipi, Jakarta Barat.


Yudo Margono Berjanji Tak Akan Ada Anggotanya yang Sakiti Hati Rakyat, Jika Terpilih Jadi Panglima TNI

2 jam lalu

Yudo Margono Berjanji Tak Akan Ada Anggotanya yang Sakiti Hati Rakyat, Jika Terpilih Jadi Panglima TNI

Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono berjanji tak akan ada lagi oknum prajurit arogan jika dirinya terpilih sebagai Panglima TNI menggantikan Andika Perkasa. Hal ini Yudo sampaikan saat memaparkan visi misi dalam uji kepatutan dan kelayakan atau fit and proper test di DPR RI.


Profil Besan Jokowi, Profesor Gudono Ayah Erina yang Telah Berpulang pada 2016

2 jam lalu

Profil Besan Jokowi, Profesor Gudono Ayah Erina yang Telah Berpulang pada 2016

Pernikahan Kaesang Pangarep - Erina Gudono tinggal menunggu waktu. Berikut profil Profesor Gudono, calon besan Jokowi.


Jokowi: Dulu Zaman Kompeni Ada Kerja Paksa, Sekarang Muncul Ekspor Paksa

4 jam lalu

Jokowi: Dulu Zaman Kompeni Ada Kerja Paksa, Sekarang Muncul Ekspor Paksa

Jokowi menekankan bijih nikel yang dilarang ekspor tersebut adalah kekayaan alam Tanah Air.