BRG: Masyarakat Gambut Harus Antisipasi Musim Kemarau  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepala Badan Restorasi Gambut Nazir Foead dan Wakil Gubernur Jambi Fachrori Umar membuka Jambore Masyarakat Gambut di GOR Kotabaru, Jambi, 5 Novemver 2016. TEMPO/Arkhe

    Kepala Badan Restorasi Gambut Nazir Foead dan Wakil Gubernur Jambi Fachrori Umar membuka Jambore Masyarakat Gambut di GOR Kotabaru, Jambi, 5 Novemver 2016. TEMPO/Arkhe

    TEMPO.COJambi - Kepala Badan Restorasi Gambut (BRG) Nazir Foead mengajak masyarakat yang tinggal di kawasan lahan gambut mempersiapkan diri menghadapi musim kemarau panjang yang diprediksi akan terjadi pada 2017. Menurut dia, langkah itu perlu dilakukan untuk terus menekan terjadinya kebakaran di lahan gambut.

    "Kita harus terus bekerja untuk menghadapi kemarau panjang tahun depan," kata Nazir dalam acara “Jambore Masyarakat Gambut” di Gelanggang Olahraga Remaja Kotabaru, Jambi, Sabtu, 5 November 2016.

    Jambore Masyarakat Gambut digelar mulai hari ini hingga Senin, 7 November 2016. Tercatat sebanyak 1.045 peserta ikut dalam kegiatan tersebut. Mereka berasal dari tujuh provinsi, yakni Papua, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sumatera Selatan, Riau, dan Jambi. Selain itu, jambore diikuti 34 organisasi masyarakat sipil.

    Nazir mengklaim kasus kebakaran lahan gambut sepanjang 2016 terus mengalami penurunan. Dia berharap kegiatan tersebut bisa menjadi sarana untuk berbagi pengetahuan dan koordinasi antarmasyarakat gambut. "BRG berharap jambore ini dapat digunakan untuk pengecekan diri bersama terhadap kebijakan pemerintah dan dunia usaha," tuturnya.

    Wakil Gubernur Jambi Fachrori Umar berharap jambore menjadi momen silaturahmi dan koordinasi elemen kepentingan untuk target merestorasi 2 juta hektare gambut pada 2020. Menurut dia, jambore ini salah satu momentum dalam bersinergi dan berkomitmen mengatasi kerusakan lahan gambut.

    "Dinamika pemanfaatan gambut dalam dua tahun terakhir menunjukkan ada konversi gambut terhadap kegiatan ekonomi," ucapnya.

    Berdasarkan agenda kegiatan, pembukaan jambore ini akan dihadiri Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Siti Nurbaya, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Eko Putro Sanjoyo, dan Gubernur Jambi Zumi Zola. Selain itu, kegiatan tersebut akan menampilkan pameran kesenian dan produk dari masyarakat gambut.

    ARKHELAUS W.

    Baca Juga
    Polisi Hadang Massa Luar Batang yang Datangi Perumahan Ahok
    Diperiksa Senin Depan, Ahok Dipersilakan Membawa Saksi
    Demo 4 November, Wiranto: Jangan Ganggu Saya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.