Kemnaker Pulangkan TKI Korban Kapal Tenggelam di Batam

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tumpukan barang-barang bawaan TKI dari tenggelamnya kapal TKI, di penampungan sementara di Nongsa, Batam, 2 November 2016. REUTERS/Edgar Su

    Tumpukan barang-barang bawaan TKI dari tenggelamnya kapal TKI, di penampungan sementara di Nongsa, Batam, 2 November 2016. REUTERS/Edgar Su

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri akan menjamin kepulangan tenaga kerja Indonesia (TKI) yang selamat dari peristiwa tenggelamnya kapal speedboat di perairan Batam. “Kami memastikan para korban yang selamat segera pulang sampai ke rumah masing-masing,” katanya dalam keterangan tertulis, Jumat, 4 November 2016.

    Hanif mengatakan para TKI tersebut tidak memiliki dokumen alias ilegal. Namun ia menilai bantuan tetap harus diberikan dalam menghadapi tragedi seperti tenggelamnya kapal yang menelan banyak korban.

    Hanif mengirim Direktur Perlindungan dan Penempatan TKI serta Direktur Pembinaan dan Penegakan Hukum Kementerian Ketenagakerjaan bersama jajarannya ke Pelabuhan Nongsa Porin Marina, Batam, untuk memastikan pemulangan korban berjalan baik. Bersama tim dari instansi terkait, tim Kemnaker mengawal langsung penanganan para korban. Mereka diterjunkan sejak hari pertama kejadian.

    Speedboat yang mengangkut para TKI tersebut tenggelam pada Rabu dinihari, 2 November 2016. Sebanyak 41 orang dinyatakan selamat. Mereka terdiri atas 39 TKI dan dua awak kawal. Korban selamat berasal dari Lombok Timur, Lombok Tengah, Flores, Surabaya, Palembang, Bondowoso, Medan, Kupang, Padang, Aceh, dan Bondowoso.

    Direktur Jenderal Pembinaan dan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Binapenta) Kemnaker Hery Sudarmanto mengatakan pihaknya akan memberikan bantuan uang makan selama dalam perjalanan pulang dan bantuan berobat. “Beberapa korban mengaku sudah tak punya uang saku,” kata Hery.

    Selain mengurus kepulangan korban selamat, petugas dari Kemnaker berkoordinasi dengan Badan SAR Nasional, BNPB, kepolisian, TNI, dan pihak lain yang masih terus melakukan pencarian dan mengidentifikasi korban. Sedangkan untuk pemulangan jenazah akan dilakukan oleh Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI).

    Sebanyak 54 orang menjadi korban tewas dalam peristiwa tersebut. Petugas hingga saat ini masih mencari enam korban yang hilang.

    VINDRY FLORENTIN

    Baca juga:
    Rumah Ahok Digeruduk, Begini Cara Pendemo Mengelabuhi Polisi
    Saat Pendemo Kepung Istana, Rupanya Ini yang Diperbuat Ahok

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Industri Permainan Digital E-Sport Makin Menggiurkan

    E-Sport mulai beberapa tahun kemarin sudah masuk dalam kategori olahraga yang dipertandingkan secara luas.