Pemandangan Mencekam Demo 4 November dari Istana Negara  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polisi melempar gas air mata saat unjuk rasa 4 November diwarnai kericuhan. TEMPO/Ahmad Faiz

    Polisi melempar gas air mata saat unjuk rasa 4 November diwarnai kericuhan. TEMPO/Ahmad Faiz

    TEMPO.COJakarta - Dari dalam Istana Kepresidenan, suara tembakan terdengar berkali-kali, Jumat malam, 4 November 2016. Di langit terlihat asap hitam mengepul. Area di luar gerbang Istana dipenuhi massa demonstran yang terlibat bentrokan dengan anggota Kepolisian dan TNI.

    Kondisi itu adalah runtutan demonstrasi yang menuntut calon Gubernur DKI Jakarta inkumben, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, dihukum. Massa menuding Ahok menodai agama Islam.

    Di dalam Istana, tim medis Pasukan Pengamanan Presiden wara-wiri di sekitar gerbang Istana, yang menghadap Jalan Medan Merdeka Utara. Bergantian, mereka merawat korban luka. "Jangan mendekat ke gerbang, terlalu berbahaya. Itu kerumunan korban," ujar salah seorang anggota Paspampres.

    Dua anggota Paspampres membopong seorang polisi yang babak belur. Kepala polisi itu diperban, tapi darah masih mengucur. "Panggil medis!" ucap salah seorang anggota Paspampres. Seorang anggota tim medis berlari ke arah mereka membawa tabung oksigen.

    Kondisi ini belum diketahui kapan akan berakhir. Suara tembakan pun masih sering terdengar.

    ISTMAN MP

    Baca Pula
    Militan Suriah: Hukum Ahok atau Peluru Kami yang Menghukum
    Diancam Militan Suriah, Ahok: Gue Calon Sekjen PBB Kali, Ya!



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Industri Permainan Digital E-Sport Makin Menggiurkan

    E-Sport mulai beberapa tahun kemarin sudah masuk dalam kategori olahraga yang dipertandingkan secara luas.