Redam Kericuhan Demo 4 November, Polisi Lantunkan Al-Quran  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Unjuk rasa 4 November berakhir ricuh, dengan Polisi dan pendemo terlibat bentrok. TEMPO/AVIT HIDAYAT

    Unjuk rasa 4 November berakhir ricuh, dengan Polisi dan pendemo terlibat bentrok. TEMPO/AVIT HIDAYAT

    TEMPO.CO, Jakarta - Unjuk rasa Aksi Bela Islam II ricuh. Massa terlibat aksi saling dorong dengan kepolisian. Massa melemparkan botol air mineral, kayu, sisa-sisa makanan, serta petasan ke arah barikade petugas.

    Satu orang petugas terluka. Darah segar mengucur dari bagian wajahnya. Seorang lainnya jatuh dan terkilir kakinya saat mencoba mengamankan situasi.

    Tidak hanya polisi, sekitar dua orang kamerawan juga mengalami luka akibat terkena lemparan dari massa.

    Beberapa orang ditangkap karena diduga provokator. Massa yang emosi mencoba untuk menyerang terduga provokator itu, tapi berhasil dicegah oleh polisi.

    Lantunan ayat suci Al-Quran pun diputar oleh polisi untuk menenangkan massa. Dari atas mobil komando, Imam Besar Front Pembela Islam Rizieq Shihab juga mencoba meredam emosional demonstran dan meminta tidak terprovokasi.

    AHMAD FAIZ


    Baca Pula

    Militan Suriah: Hukum Ahok atau Peluru Kami yang Menghukum
    Diancam Militan Suriah, Ahok: Gue Calon Sekjen PBB Kali, Ya!


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.