Kapolri dan Panglima TNI Berorasi Tenangkan Massa

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Unjuk rasa 4 November berakhir ricuh, dengan Polisi dan pendemo terlibat bentrok. TEMPO/AVIT HIDAYAT

    Unjuk rasa 4 November berakhir ricuh, dengan Polisi dan pendemo terlibat bentrok. TEMPO/AVIT HIDAYAT

    TEMPO.COJakarta - Kepala Kepolisian RI Jenderal Tito Karnavian berorasi di atas mobil untuk mengimbau demonstran. Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo pun melakukan hal yang sama.

    Menggunakan pengeras suara, Tito meminta anggotanya menghentikan semua tembakan, termasuk gas air mata. Ia juga mengimbau pendemo kembali ke rumah masing-masing. 

    “Kita semua umat muslim bersaudara dan sama-sama punya keluarga yang menunggu di rumah,” kata Tito melalui pengeras suara dari rumah dinas Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta.

    Gatot juga menyampaikan bahwa dia mendapat amanat dari para ulama untuk menenangkan pendemo. 

    Saat Kapolri menyampaikan instruksinya, suara tembakan masih terdengar. Situasi semakin kacau dengan adanya barrier yang dibakar massa. Api tampak cukup besar dengan asap membubung tinggi.

    Selain polisi, anggota marinir TNI sudah bergerak mendekati massa. Wilayah di depan Istana bukan hanya ramai oleh polisi, tapi juga oleh TNI.

    AHMAD FAIZ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.