Tempat Wudu Kurang, Pendemo Berwudu di Air Mancur

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Imam Besar Front Pembela Islam Rizieq Shihab (sorban hijau) di tengah massa pengunjuk rasa. Ia beranjak dari Masjid Istiqlal menuju Istana Negara. Jumat, 4 November 2016. TEMPO/Ahmad Faiz

    Imam Besar Front Pembela Islam Rizieq Shihab (sorban hijau) di tengah massa pengunjuk rasa. Ia beranjak dari Masjid Istiqlal menuju Istana Negara. Jumat, 4 November 2016. TEMPO/Ahmad Faiz

    TEMPO.COJakarta - Ribuan anggota jemaah memadati Masjid Istiqlal menjelang salat Jumat, 4 November 2016. Hampir semuanya adalah peserta unjuk rasa “Aksi Bela Islam II”, yang berlangsung di depan Istana Negara siang ini.

    Membeludaknya anggota jemaah yang datang ke Istiqlal membuat antrean panjang dan kepadatan di tempat wudu masjid. Sebabnya, banyak di antara anggota jemaah terpaksa menggunakan berbagai cara untuk berwudu.

    Baca: 
    Demo 4 November, Istana Dikepung Massa dari Empat Sisi 
    D
    emo 4 November, Polisi Tutup Akses ke Perumahan Ahok

    Beberapa di antara mereka ada yang menggunakan air minum dalam kemasan untuk berwudu. Ada pula yang berwudu di tempat khusus wanita. Bahkan ada yang memanfaatkan air mancur di Tugu Adipura, Jakarta Pusat, yang ada di seberang Istiqlal.

    Kepala Bagian Protokol Masjid Istiqlal Abu Hurairah Abdulsalam sebelumnya mengatakan, dalam mengantisipasi membeludaknya anggota jamaah, pihaknya hanya bisa menjaga aliran air bersih dan fasilitas penerangan untuk melayani para pendemo ini. "Kami cuma bisa imbau, hemat air dan hemat listrik," katanya, Jumat ini.

    Ribuan orang telah bergerak dari Masjid Istiqlal menuju Istana Negara. Massa yang berjalan kaki memadati jalur-jalur di sekitar lingkaran Monas.

    AHMAD FAIZ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.