Demo Anti-Ahok, Hizbut Tahrir Idonessia Pilih Kota Malang  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Puluhan massa dari Gerakan Mahasiswa Pembebasan melakukan aksi demo di depan Istana Negara, Jakarta, 2 November 2016. Dalam aksinya massa menuntut kepada Presiden Joko Widodo memerintahkan Polri untuk menangkap Ahok terkait penistaan terhadap Al-Quran dan Ulama. TEMPO/Subekti

    Puluhan massa dari Gerakan Mahasiswa Pembebasan melakukan aksi demo di depan Istana Negara, Jakarta, 2 November 2016. Dalam aksinya massa menuntut kepada Presiden Joko Widodo memerintahkan Polri untuk menangkap Ahok terkait penistaan terhadap Al-Quran dan Ulama. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Surabaya- Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Jawa Timur memilih demonstrasi dugaan penistaan Agama Islam oleh Gubernur DKI Jakarta non-aktif Basuki Tjahaja Purnama di Malang. Unjuk rasa itu akan berlangsung 4 November 2016.

    "Kami besok menggelar aksi di sana," kata Fajar kepada Tempo, Kamis, 3 November 2016.

    Alasan memilih Malang karena sejak awal HTI Jawa Timur sejak lama melakukan koordinasi dengan beberapa Ormas Islam di Jawa Timur untuk menggelar demo di Malang. Sedangkan untuk jamaah HTI yang di Surabaya sebagian ada yang berangkat ke Jakarta.

    Selain itu, sejak awal HTI dari luar daerah Jabodetabek kebanyakan tidak ke Jakarta. Ini karena jamaah HTI yang di Jabotabek sudah sangat banyak yang akan demo ke Jakarta.

    "Lagipula sejak awal teman-teman Ormas Islam di Malang juga menyambut baik rencana kami," katanya.

    Ditanya soal berapa jumlah massa yang akan digerakkan oleh HTI untuk berdemo di Malang Fajar belum bisa menjawabnya. Menurutnya sampai saat ini masih didata berapa pastinya.

    "Masih terus didata," katanya.

    Sedangkan demo di Malang itu akan diikuti oleh masa gabungan dari Nahdlatul Ulama, Hidayatullah dan santri-santri yang ada di pesantren wilayah Malang Raya. "Total ada 10 ribu massa yang akan demo besok," ucapnya.

    Sebagaimana diketahui, Ahok tengah menjadi sorotan karena pernyataannya yang mengutip Surat Al-Maidah 51 dalam kunjungannya ke Kepulauan Seribu pada September lalu dianggap salah. Hal itu memicu efek berantai, mulai keluarnya surat peringatan dari MUI, pelaporan Ahok ke kepolisian, hingga demo besar yang akan berlangsung Jumat nanti.

    EDWIN FAJERIAL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.