Menjelang Aksi 4 November, Pedagang Jual Atribut Demo

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah warga terlibat adu mulut dengan petugas saat menggelar aksi unjuk rasa di tengah kampanye Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di Rawa Belong, Jakarta Barat, 2 November 2016. Beberapa warga menolak kedatangan Ahok untuk berkampanye di kawasan tersebut. TEMPO/LARISSA HUDA

    Sejumlah warga terlibat adu mulut dengan petugas saat menggelar aksi unjuk rasa di tengah kampanye Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di Rawa Belong, Jakarta Barat, 2 November 2016. Beberapa warga menolak kedatangan Ahok untuk berkampanye di kawasan tersebut. TEMPO/LARISSA HUDA

    TEMPO.CO, Jakarta - Sehari menjelang unjuk rasa Jumat, 4 November 2016, atribut aksi mulai tampak dijual oleh para pedagang.

    Salah satu tempat penjualan itu di sekitar kantor Dewan Pimpinan Pusat Front Pembela Islam di Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis, 3 November 2016.

    Dari hasil pantauan Tempo, pedagang pakaian dengan tema aksi besok tampak bertebaran di sepanjang Jalan Petamburan III. Kaus-kaus itu bertulisan “Aksi Bela Islam 4 November 2016, Penjarakan Ahok”. Dijual juga bendera Palestina serta gambar wajah Ketua Umum FPI Rizieq Shihab. Puluhan lembar pakaian itu dipajang di emperan jalan.

    Harga atribut demo itu bervariasi, dari Rp 30 ribu hingga Rp 50 ribu tersedia di sana. Pembelinya kebanyakan massa demonstran yang baru saja tiba di Jakarta.

    "Ini saya beli Rp 45 ribu," kata Madiyono, warga Solo yang membeli baju bertulisan Aksi Bela Islam 4 November 2016, Penjarakan Ahok.

    Madiyono dan ratusan orang lainnya hari ini tiba di Jakarta. Mereka tinggal sementara di Masjid Al Ishlah, Petamburan, Jakarta Pusat. Rencananya mereka tinggal hingga demonstrasi besok selesai. Sampai tengah malam nanti, dikabarkan massa akan terus berdatangan ke markas besar FPI tersebut.

    Selain pedagang di emperan, toko yang lebih besar menyediakan atribut demo. Toko itu terletak persis di seberang kantor DPP FPI. Di sana, atribut yang dijual lebih lengkap, dari sepatu hingga seragam putih khas FPI.

    Besok, rencananya para pendemo yang berasal dari seluruh Indonesia akan berdemonstrasi di depan Istana Negara. Mereka meminta Presiden Joko Widodo memerintahkan polisi mengusut kasus penistaan agama yang menjerat Gubernur DKI Jakarta nonaktif, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

    EGI ADYATAMA

    Baca juga:
    Jokowi Temui Massa pada Demo 4 November?
    Rizieq Shihab Minta Polisi Tangkap Ahok Besok
    Pengamanan di Kompleks Perumahan Ahok Diperketat


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Pilkada Langsung, Melalui DPRD, dan Asimetris

    Tito Karnavian tengah mengkaji sejumlah pilihan seperti sistem pilkada asimetris merupakan satu dari tiga opsi yang mungkin diterapkan pada 2020.