Demo 4 November, Jokowi Tetap Bekerja di Kantor Presiden  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi Wapres Jusuf Kalla dan menteri kabinet kerja saat berfoto bersama seusai rapat koordinasi tahap kelima dengan walikota seluruh Indonesia di Istana Bogor, Jabar, 20 Februari 2015. ANTARA FOTO

    Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi Wapres Jusuf Kalla dan menteri kabinet kerja saat berfoto bersama seusai rapat koordinasi tahap kelima dengan walikota seluruh Indonesia di Istana Bogor, Jabar, 20 Februari 2015. ANTARA FOTO

    TEMPO.COJakarta - Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan memastikan Presiden Joko Widodo akan tetap berkantor di Istana Kepresidenan untuk bekerja pada Jumat, 4 November 2016. Demo FPI dan beberapa organisasi massa Islam, yang akan digelar di depan Istana Kepresidenan besok, tidak akan menjadi penghalang.

    "Biasa-biasa saja, Presiden Joko Widodo ngantor seperti biasa kok," ujar Luhut di kompleks Istana Kepresidenan, Kamis, 3 November 2016.

    FPI dan beberapa ormas akan berdemo di Istana Kepresidenan besok untuk mendorong penuntasan kasus dugaan penistaan agama oleh calon Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

    Luhut melanjutkan, agenda Presiden Joko Widodo besok adalah menggelar rapat kabinet dengan sejumlah menteri, termasuk Luhut.

    Luhut berkata dia akan mengikuti rapat dengan Presiden soal rencana keberangkatan ke Jepang pada pekan depan. Rencananya, kunjungan itu untuk memastikan kelanjutan kerja sama Jepang-Indonesia untuk proyek kereta kecepatan menengah dengan trayek Jakarta-Surabaya.

    "Paling tidak nerima saya. Tapi menteri-menteri yang lain juga banyak yang mau hadir," tuturnya. Luhut menambahkan bahwa dia tidak merasa khawatir demo besok berpotensi rusuh karena Kepolisian dan TNI telah melakukan sejumlah tindakan pengamanan.

    ISTMAN MP


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.