Dukung Polri, TNI Jamin Tak Ada Rusuh pada 4 November  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, dan Kepala BIN Budi Gunawan menghadiri rapat koordinasi dengan para Panglima Komando daerah Militer dan Kepala Kepolisian daerah di Istana Negara, Jakarta, 24 Oktober 2016. Rapat ini dipimpin oleh presiden. Tempo/Aditia Noviansyah

    Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, dan Kepala BIN Budi Gunawan menghadiri rapat koordinasi dengan para Panglima Komando daerah Militer dan Kepala Kepolisian daerah di Istana Negara, Jakarta, 24 Oktober 2016. Rapat ini dipimpin oleh presiden. Tempo/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Pusat Penerangan Markas Besar TNI Brigadir Jenderal Wuryanto mengatakan siap bila Kepolisian RI membutuhkan bantuan untuk mengawal unjuk rasa pada 4 November mendatang. Polri, menurut dia, belum meminta bantuan TNI secara khusus.

    "Tak akan ada chaos, semua akan baik-baik saja. Kami total memberi back up Polri. Berapa pun yang diminta, kami siap," ucap Wuryanto saat ramah-tamah bersama wartawan di balai media Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa, 1 November 2016.

    Wuryanto berujar, TNI pun menjaga DKI dan sekitarnya menjelang unjuk rasa yang rencananya digelar massa Front Pembela Islam dan organisasi masyarakat lain itu. Menurut Wuryanto, yang baru dilantik sebagai Kapuspen beberapa pekan lalu, jajaran TNI dalam keadaan siap untuk mendukung pengamanan.

    "Ada sepertiga kekuatan (TNI) yang selalu stand by, sudah setiap hari, bukan hanya dalam menghadapi kegiatan (unjuk rasa) begini," tuturnya.

    Wuryanto menampik adanya pihak tertentu yang mencoba membenturkan Polri dengan TNI dalam upaya pengamanan unjuk rasa dalam rangka menuntut pengusutan dugaan penistaan agama tersebut. "Selama ini, TNI dan Polri kompak. Tidak ada upaya untuk dibenturkan," ucapnya.

    Agenda unjuk rasa sudah tersebar sejak pekan laku. Massa menyatakan protes atas dugaan penistaan agama oleh calon Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, dengan mengutip ayat Al-Quran saat bertemu dengan masyarakat Kepulauan Seribu beberapa waktu lalu.

    YOHANES PASKALIS



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Harley Davidson dan Brompton dalam Daftar 5 Noda Garuda Indonesia

    Garuda Indonesia tercoreng berbagai noda, dari masalah tata kelola hingga pelanggaran hukum. Erick Thohir diharapkan akan membenahi kekacauan ini.