Sandiaga Uno Terima Penghargaan Bidang Wirausaha  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menyapa warga Meruya Utara, Sabtu, 15 Oktober 2016. INGE KLARA/TEMPO

    Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menyapa warga Meruya Utara, Sabtu, 15 Oktober 2016. INGE KLARA/TEMPO

    TEMPO.CO, Jakarta - Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, mendapatkan gelar Distinguished Research Professor in Residence dari George Washington University, Amerika Serikat. Gelar tersebut merupakan penghargaan atas konsistensinya terhadap pengembangan kewirausahaan.

    "Saya juga memberi apresiasi setinggi-tingginya kepada George Washington University, almamaternya khususnya school of business. Penghargaan ini akan menjadi motivasi bagi saya untuk lebih konsisten memperhatikan bidang kewirausahaan di Indonesia dan Jakarta pada khususnya," kata Sandiaga dalam keterangan resminya, Kamis, 28 Oktober 2016.

    Sandiaga menerima penghargaan ini setelah disertasi dan penelitian doktoralnya di bidang kewirausahaan menjadi pertimbangan pihak universitas terhadap almamaternya yang mengabdikan diri di dunia wirausaha.

    Sandiaga diketahui merupakan lulusan Universitas George Washington pada 1992, dengan meraih Master of Business Administration. Dua tahun sebelumnya, dia mendapatkan gelar Bachelor of Business Administration di Wichita State University, Kansas, Amerika Serikat.

    Setelah menerima penghargaan, Sandiaga turut berpidato di acara Asia Business Leader Symposium, pada Rabu kemarin. Dia menyatakan harapannya supaya jumlah wirausaha di Indonesia bertambah. Sebab, kata dia, jumlah wirausaha saat ini hanya 1,65 persen dari jumlah penduduk. "Jika dibandingkan dengan Singapura yang 7 persen penduduknya merupakan wirausahawan, tentu saja kita masih jauh tertinggal," ujarnya.

    FRISKI RIANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Harley Davidson dan Brompton dalam Daftar 5 Noda Garuda Indonesia

    Garuda Indonesia tercoreng berbagai noda, dari masalah tata kelola hingga pelanggaran hukum. Erick Thohir diharapkan akan membenahi kekacauan ini.