Pesta Sumpah Pemuda Digagas Jokowi Secara Spontan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo memberikan pengantar dalam rapat koordinasi dengan para Panglima Komando daerah Militer dan Kepala Kepolisian daerah di Istana Negara, Jakarta, 24 Oktober 2016. Jokowi membahas dua hal yaitu mengenai Pungutan liar dan Pilkada. Tempo/Aditia Noviansyah

    Presiden Joko Widodo memberikan pengantar dalam rapat koordinasi dengan para Panglima Komando daerah Militer dan Kepala Kepolisian daerah di Istana Negara, Jakarta, 24 Oktober 2016. Jokowi membahas dua hal yaitu mengenai Pungutan liar dan Pilkada. Tempo/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Sekretariat Presiden Darmansjah Djumala mengatakan Presiden Joko Widodo terlibat langsung dalam persiapan pesta perayaan 88 Tahun Sumpah Pemuda yang akan digelar di Istana Kepresidenan nanti malam. Bahkan, kata dia, ide pesta itu sendiri datang dari Presiden secara spontan.

    "Idenya datang secara spontan saja, ketika saya lagi mendampingi beliau," ujar Djumala saat ditemui Tempo di kantornya semalam, Kamis 27 Oktober 2016.

    Menurut Djumala, Presiden Jokowi mengusulkan ide pesta tersebut sebulan lalu menjelang acara internal di Istana Kepresidenan. Pada awalnya, Djumala hanya menjemput Presiden di tangga Istana Merdeka untuk mengantarkan ke agenda internal. Sambil berjalan ke lokasi acara, tiba-tiba saja Presiden mengeluarkan celetukan soal Sumpah Pemuda.

    Presiden Jokowi saat itu juga menyampaikan bahwa dirinya ingin ada pesta untuk merayakan Sumpah Pemuda. Pestanya harus berkonsep jelas yang mengusung unsur seni, budaya, dan Sumpah Pemuda.

    Djumala mengakui kala itu ia langsung mengatakan siap saja. "Saya cuma bilang 'Siap, Pak'. Langsung deh gelar rapat, bagaimana mewujudkan keinginan beliau. Waktunya cuma sebulan soalnya he-he-he," ujar Djumala.

    Baca:
    Sidang Pembunuhan Mirna, Mahasiswa Sebel Lihat Pembelaan Otto
    Jessica Dibui 20 Tahun, Otto: Lonceng Kematian bagi Keadilan  
    UI Sangkal Status Ahli Saksi Kasus Jessica

    Djumala mengatakan bahwa Presiden Jokowi memang terkenal spontan. Hal itu tampak tak hanya saat bekerja di lingkungan Istana Kepresidenan, tapi juga saat melakukan kunjungan kerja.

    Itu sebabnya staf Istana Kepresidenan juga harus siap akan segala agenda dadakan yang muncul dari beliau. "Jadi jangan kaget kalau tiba-tiba agendanya banyak atau agenda berubah. Kami yang bekerja memastikan bahwa agenda itu bisa terpenuhi," ujar Djumala.

    ISTMAN MP


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.