Penuhi Panggilan MKD, Ruhut Sitompul: Santai Aja, Bos!

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Ruhut Sitompul, dan arlojinya. TEMPO/Dhemas Reviyanto Atmodjo

    Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Ruhut Sitompul, dan arlojinya. TEMPO/Dhemas Reviyanto Atmodjo

    TEMPO.CO, Jakarta - Politikus Partai Demokrat, Ruhut Sitompul, memenuhi panggilan Mahkamah Kehormatan Dewan Perwakilan Rakyat terkait dengan laporan dugaan pelanggaran kode etik karena cuitannya di media sosial Twitter. "Biasa aja, tidak ada masalah, Bos," kata Ruhut di depan ruang MKD, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis, 26 Oktober 2016.

    Ruhut mengaku tidak menyiapkan apa pun terkait dengan agenda pemeriksaan di MKD hari ini. Menurut dia, biar semuanya mengalir saja. "Santai aja, Bos," ucapnya. Ruhut dilaporkan Achmad Supiyadi karena mengunggah kata-kata yang tidak pantas di Twitter. Supiyadi merasa kata-kata Ruhut menghinanya.

    Ini adalah kedua kalinya Ruhut berurusan dengan MKD. Sebelumnya, dia dikenai sanksi ringan atas ucapannya yang memelesetkan kepanjangan HAM menjadi hak asasi monyet. Sebenarnya MKD menjadwalkan pemanggilan terhadap Ruhut pada Senin, 24 Oktober 2016. Namun Ruhut berhalangan hadir, sehingga dijadwalkan ulang hari ini.

    Wakil Ketua MKD Syarifuddin Sudding menuturkan pihaknya tinggal meminta keterangan kepada Ruhut setelah sebelumnya memanggil pelapor, saksi, dan ahli. "Setelah itu, kami akan menggelar rapat pleno," kata Syarifuddin, Senin, 24 Oktober 2016.

    AHMAD FAIZ

    Baca juga:
    Soni Sumarsono: Saya Wakafkan Diri Tiga Setengah Bulan untuk Jakarta
    Ini Kata JK Mengapa Indonesia Tak Semaju Thailand



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.