Siapa pun Harus Mencintai Negaranya

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sosialisasi penting untuk menyampaikan hak dan kewajiban warga.

    Sosialisasi penting untuk menyampaikan hak dan kewajiban warga.

    INFO MPR - Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid mengatakan rasa cinta dan pemahaman kepada bangsa Indonesia tidak mengenal usia. Walaupun telah berusia paruh baya, tidak ada batasan bagi siapa pun untuk menunjukkan rasa cinta kepada bangsa dan negara. Hal ini dikatakan Hidayat saat menyampaikan sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Pulau Panggang, Kepulauan Seribu, Senin, 24 Oktober 2016.

    “Karena ini adalah negeri kita. Kalau bukan bangsa ini, siapa lagi yang cinta pada bangsa ini kalau bukan rakyatnya,” ujar Hidayat.

    Warga di Kepulauan Seribu pun berhak menunjukkan kecintaannya pada bangsa. Karena itu, sosialisasi dilakukan di Kepulauan Seribu karena kawasan ini juga menjadi bagian dari Indonesia. Semua masyarakat di Kepulauan Seribu juga berhak mendapatkan pengetahuan dan informasi tentang hak-haknya sebagai warga negara.

    Menurut Hidayat, baru kali ini dia diundang menyampaikan sosialisasi Empat Pilar di Kepulauan Seribu. Selama ini dia diundang menyampaikan sosialisasi ke daerah-daerah yang jauh dari Jakarta.

    “Baru kali ini sosialisasi Empat Pilar di Kepulauan Seribu. Sosialisasi ini dilakukan agar Indonesia makin disayang, makin dikenal, walaupun warganya sudah berusia kepala 50. Kita harus terus belajar dan jangan merasa tua agar semakin cinta dengan Indonesia,” ujar Hidayat.

    Acara hari ini merupakan kerja sama MPR bersama Yayasan Nuansa Jakarta. Sosialisasi ini diikuti warga-warga dari Pulau Panggang, Pulau Pari atau Pulau Lancang, Pulau Tidung, Pulau Harapan. Turut menjadi narasumber dalam sosialisasi ini adalah Al Muzammil Yusuf, Wakil Ketua Fraksi PKS MPR RI. (*) 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.