Politikus Gerindra: Jokowi Hanya Meneruskan Kinerja SBY  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo tengah menanti matahari terbit di Dermaga Pantai Waiwo, Raja Ampat, Papua, 1 Januari 2016. Jokowi berada di Raja Ampat dalam rangka menyambut pergantian tahun 2015 menuju ke tahun 2016. Agus Soeparto/Fotografer Pribadi Presiden

    Presiden Joko Widodo tengah menanti matahari terbit di Dermaga Pantai Waiwo, Raja Ampat, Papua, 1 Januari 2016. Jokowi berada di Raja Ampat dalam rangka menyambut pergantian tahun 2015 menuju ke tahun 2016. Agus Soeparto/Fotografer Pribadi Presiden

    TEMPO.COJakarta - Anggota Komisi II DPR RI dari Partai Gerindra, Ahmad Riza Patria, mengatakan apa yang dilakukan pemerintahan Presiden Joko Widodo berasal dari rintisan pemerintahan sebelumnya. Menurut dia, kinerja pemerintahan hari ini hanya meneruskan program era Susilo Bambang Yudhoyono.

    "Kemajuan sekarang masih rintisan produk zaman Pak SBY selama 10 tahun," kata Riza saat ditemui di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta Pusat, Ahad, 23 Oktober 2016.

    BACA: Survei: Masyarakat Puas atas Kinerja Jokowi
    2 Tahun Jokowi-JK, Begini Kata Ahok

    Riza mencontohkan program dana desa. Menurut dia, program itu masih produk era pemerintahan sebelumnya. Sebab, undang-undangnya dirancang, dibahas, dan disahkan di era pemerintahan sebelumnya. "Ini masih meneruskan saja."

    Di bidang kesehatan, Riza menuturkan, program BPJS Kesehatan pun masih termasuk dalam apa yang dirintis SBY. Begitu pun di bidang pendidikan, di mana pada era SBY, undang-undang mensyaratkan sektor pendidikan mendapatkan porsi APBN 20 persen.

    Karena itu, Riza mengatakan, pemerintah jangan terlalu mudah memberikan janji kepada masyarakat jika hanya ingin mendapatkan simpati. "Janji mau mengangkat tenaga honorer jadi PNS saja belum bisa dipenuhi sampai saat ini."

    Selain itu, Riza melihat saat ini belum ada terobosan dalam hal revolusi mental. Hal ini, kata dia, bisa terlihat dari kondisi percakapan di media sosial, di mana banyak masyarakat saling menghujat satu sama lain.

    Dia mengungkapkan pemerintah harus segera memperbaiki kinerjanya agar masyarakat tidak marah karena kondisi yang belum beranjak membaik. "Bersyukur masyarakat kita itu baik, ramah, sabar, dan ikhlas, tapi ini ada batasnya," ujar Riza.

    DIKO OKTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Harley Davidson dan Brompton dalam Daftar 5 Noda Garuda Indonesia

    Garuda Indonesia tercoreng berbagai noda, dari masalah tata kelola hingga pelanggaran hukum. Erick Thohir diharapkan akan membenahi kekacauan ini.