Teknologi Banda Aceh Sudah 100 Persen Disokong Fiber Optik  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mesjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh. ANTARA/Ampelsa

    Mesjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh. ANTARA/Ampelsa

    TEMPO.CO, Banda Aceh - Sebagai implementasi konsep smart city, Banda Aceh kini didukung ketersediaan fasilitas pendukung berupa fiber optik. “Fiber optik sebagai backbone sudah 100 persen terpasang di Banda Aceh. Untuk mobile, jaringan kami juga sudah 4G," kata Subhan, General Manager PT Telkom Wilayah Aceh, dalam rilisnya, Jumat, 21 Oktober 2016.

    Menurut dia, Telkom berkomitmen membangun Banda Aceh jauh lebih baik daripada masa sebelum gempa bumi dan tsunami pada 2004. “Dengan visi Model Kota Madani berkonsep smart city yang diusung Pemkot Banda Aceh, kami merasa wajib mendukung menyukseskannya.”

    Telkom menyarankan kepada Pemerintah Kota Banda Aceh berfokus pada tiga hal, yakni penduduk, servis atau layanan kepada masyarakat, dan pengelolaan data berupa penyediaan big data untuk menyukseskan program.

    Wali Kota Banda Aceh Illiza Saaduddin Djamal mengatakan penerapan konsep smart city harus dimulai dengan membangun kualitas manusia, terutama melalui aspek pendidikan. "Jika masyarakat sudah melek teknologi dan mindset-nya sudah digital, lalu didukung dengan pengembangan program yang lebih komprehensif mulai dari bidang infrastruktur, pelayanan, hingga lingkungan, maka hal tersebut akan membawa Banda Aceh menjadi sebuah kota cerdas (smart city)," katanya.

    Saat ini, lanjut Illiza, Pemerintah Kota Banda Aceh telah melahirkan ratusan aplikasi berbasis ICT untuk mendukung konsep islamic smart city. Meski begitu, ia tak menampik jika masih terdapat sejumlah kendala terutama menyangkut integrasi keseluruhan aplikasi tersebut dalam suatu sistem yang terpadu.

    “Aplikasi yang sudah kita punya belum terintegrasi dalam satu portal data. Hal ini sekarang yang sedang kita kembangkan dan tentu tentu kami mengharapkan dukungan dari Telkom maupun pihak lainnya,” kata Illiza.

    ADI WARSIDI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi dan Para Menteri di Pusaran Korupsi

    KPK menetapkan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi sebagai tersangka. Artinya, dua menteri kabinet Presiden Joko Widodo terjerat kasus korupsi.