Jessica Sebut Suami Mirna Suap Barista Kafe Olivier

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suami almarhumah Wayan Mirna Salihin, Arief Soemarko, menangis saat menanggapi tuntutan 20 tahun penjara terhadap terdakwa Jessica Kumala Wongso di Jakarta, 6 Oktober 2016. Keluarga meminta majelis hakim memberikan hukuman mati atau seumur hidup kepada Jessica. TEMPO/Imam Sukamto

    Suami almarhumah Wayan Mirna Salihin, Arief Soemarko, menangis saat menanggapi tuntutan 20 tahun penjara terhadap terdakwa Jessica Kumala Wongso di Jakarta, 6 Oktober 2016. Keluarga meminta majelis hakim memberikan hukuman mati atau seumur hidup kepada Jessica. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Terdakwa pembunuhan Wayan Mirna Salihin, Jessica Kumala Wongso, mengatakan salah seorang saksi pernah melihat suami Mirna, Arief Soemarko, sehari sebelum kematian Mirna.

    Menurut saksi itu, Arief terlihat memberikan bungkusan hitam kepada Rangga Dwi Saputra, barista Kafe Olivier. Sosok saksi yang dimaksud Jessica adalah Amir Papalia. "Ada satu orang dari tim kuasa hukum saya, Hidayat Boestam, bilang ada orang yang bernama Amir yang melihat Arif memberikan bungkusan hitam kepada Rangga,” kata Jessica dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis, 20 Oktober 2016.

    Pernyataan Jessica itu sontak membuat penonton sidang bergemuruh. Ketua Majelis hakim pun memberi peringatan agar pengunjung tenang. Jessica kemudian mempersilahkan Bostam menjelaskan kesaksian Amir.

    BACA: Barista Olivier Dituduh Terima Rp 140 Juta, Ini Kata Polisi
    Ini Sosok yang Sebut Rangga Terima Rp 140 Juta

    Menurut Bostam, sosok Amir ia temukan dari berita acara pemeriksaan (BAP) terhadap Rangga. Dalam BAP itu, disebut-sebut Rangga pernah didatangi oleh seorang yang mengaku wartawan dan menuduh Rangga menerima duit Rp 140 juta dari Arief. Sosok wartawan itu adalah Amir. Bostam mengaku baru bisa menemui sosok Amir baru-baru ini.

    Dari keterangan Amir, Boestam mendapatkan kesaksian Amir dalam pertemuan Arif dengan Rangga, yang terjadi secara tak sengaja. Saat itu, 5 Januari 2016, Amir sedang menyeberang di jembatan penyeberangan orang di depan gedung Sarinah.

    Dari jarak dekat, Amir melihat sosok Rangga berbincang dengan Arief. Esoknya, pembunuhan terhadap Mirna terjadi dan ramai di berbagai media. Sosok Rangga juga sempat muncul di media. "Saya berani bilang yang naruh racun Rangga, karena tanggal 5 saya sempat lihat dia bersama Arif,” ujar Boestam menirukan Amir.

    Amir mengaku sempat dibawa ke Polda Metro Jaya terkait pertemuan itu. Namun ia mengaku tak diperiksa saat itu. Amir menduga plastik hitam itu berisi uang.

    Ketua tim penasihat hukum Jessica, Otto Hasibuan, mengatakan pernyataan Amir belum bisa dipastikan kebenarannya. Ia hanya bertujuan membacakan transkrip percakapan Boestam dengan Amir itu dan menyerahkannya pada majelis hakim.

    Pada sidang pemeriksaan saksi Rangga, 27 Juli 2016 , pernyataan terkait adanya dana Rp140 juta yang masuk ke dalam rekening Rangga sempat mencuat. Menurut pengacara, Rangga juga mengatakan hal itu dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang dilakukan polisi terhadapnya. Namun polisi membantahnya.

    EGI ADYATAMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.