Kapolri Minta Ormas Tak Kirim Ke Libanon

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Kepala Kepolisian RI Jenderal Sutanto meminta agar organisasi massa Islam tidak mengirimkan anggotanya ke Libanon. “Kami harapkan tidak usah ke sana, serahkan kepada pemerintah sepenuhnya,” ujar Sutanto, usai pembukaan Rapat Kerja Nasional Sektor Pendidikan, Energi dan Penanganan Bencana di Hotel Sahid Jakarta, Senin (7/7). Sutanto menyatakan pemerintah sudah mengupayakan agar PBB menciptakan perdamaian di Libanon bahkan pemerintah juga telah menyiapkan pasukan perdamaian. Menurut Sutanto, pengiriman anggota ke daerah konflik militer tersebut hanya akan memperkeruh situasi dan akan merugikan banyak pihak. Polri, kata dia, tidak secara khusus menurunkan anggotanya untuk mencegah pemberangkatan sukarelawan yang akan berjihad ke Libanon. Pihaknya hanya mengimbau agar pengiriman tidak dilakukan. Sebelumnya, sejumlah ormas Islam menyatakan siap mengirimkan pasukan dan juga telah melatih pelaku bom bunuh diri. Namun Sutanto membantah adanya penyiapan pasukan bom bunuh diri tersebut.Sutanto juga menampik adanya pelatihan meracik bom kepada sukarelawan ormas Islam. "Tidak, tidak seperti itulah,"ujar Sutanto. Oktamandjaya Wiguna

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.