Menteri Asman Keluarkan Surat Edaran Pemberantasan Pungli

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menhub Budi Karya dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian meninjau OTT di Kemenhub, Jakarta, 11 Oktober 2016. TEMPO/Maria

    Menhub Budi Karya dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian meninjau OTT di Kemenhub, Jakarta, 11 Oktober 2016. TEMPO/Maria

    TEMPO.CO, Jakarta  - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi  Asman Abnur mengeluarkan surat edaran  untuk menindaklanjuti perintah Presiden Joko Widodo terkait pemberantasan pungutan liar (pungli) di lingkungan instansi pemerintah.

    Surat edaran tersebut ditujukan kepada para Menteri Kabinet Kerja, Panglima TNI, Kapolri, Jaksa Agung, Kepala Lembaga Pemerintah Non-Kementerian, Pimpinan Kesekretariatan Lembaga Negara, pimpinan Kesekretariatan Lembaga Non-Struktural, Gubernur, Bupati dan Wali Kota.

    “Kami mengharapkan seluruh pimpinan instansi pemerintah untuk secara tegas melaksanakan langkah-langkah pemberantasan pungli sebagai bagian dari upaya konkret pelaksanaan reformasi birokrasi,” kata Asman melalui keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa, 18 Oktober 2016.

    Asman meminta Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) agar berkoordinasi dan bersinergi dengan Aparat Internal Instansi Pemerintah (APIP) kementerian, lembaga dan pemerintah daerah untuk melakukan quality assurance (jaminan mutu) atas kegiatan APIP terkait pemberantasan pungli.

    Dalam surat edaran itu terdapat sejumlah langkah yang harus dilakukan untuk memberantas pungli di instansi pemerintah. Langkah pertama, adalah mengidentifikasi area yang berpotensi terjadi pungli dan mengambil tindakan yang efektif untuk memberantasnya. “Kedua, menindak tegas aparatur sipil negara yang terlibat pungli, dan ketiga melakukan investigasi lebih mendalam untuk menjaring keterlibatan oknum-oknum lain,” ujar Asman.

    Asman juga mengajak seluruh pimpinan pemerintah untuk mengembangkan sistem pelayanan berbasis teknologi infomasi guna mengurangi pertemuan langsung antara pemberi dan penerima layanan.

    "Kepada seluruh penyelenggara pelayanan publik untuk membuka atau memberi akses seluas-luasnya kepada masyarakat terhadap standar pelayanan serta persyaratan perlayanan secara transparan. Dari segi pengawasan, tentu saja pimpinan harus meningkatkan sistem pengawasan internal untuk mencegah terjadinya praktik pungli," kata Asman.

    Selain itu Asman juga mengajak seluruh jajaran instansi pemerintah untuk membuka akses yang mudah bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan pengaduan, serta mendorong masyarakat agar tidak takut mengadukan keluhannya. “Kami juga akan menerapkan sistem pengaduan internal (whistle blower system) untuk membuka serta mencegah terjadinya pungli,” ucap Asman.

    Para pimpinan instansi pemerintah juga diminta menugaskan APIP untuk mendorong dan memantau langkah-langkah pencegahan dan deteksi terjadinya pungli.

    Asman juga meminta agar hasil-hasil penindakan diumumkan secara rutin kepada seluruh aparatur sipil negara di lingkungan instansi pemerintah masing-masing. Dengan demikian bisa memberikan pelajaran dan efek jera bagi aparatur lainnya sehingga tidak melakukan perbuatan serupa.

    RICHARD ANDIKA | KUKUH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.